Kasus ISPA di Jabodetabek terus meningkat gegara polusi udara, di DKI 100.000 kasus per bulan

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Senin, 4 September 2023 | 12:01 WIB
Kasus ISPA di Jakarta meningkat akibat dampak polusi udara.  (Instagram @kemenkes_ri)
Kasus ISPA di Jakarta meningkat akibat dampak polusi udara. (Instagram @kemenkes_ri)

WartaPesona.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut kasus ISPA di Jabodetabek meningkat dalam enam bulan terakhir akibat polusi udara di Jakarta.

Menurut Kemenkes, kasus ISPA yang meningkat dalam enam bulan terakhir karena polusi udara di Jakarta, merupakan hasil data surveilans yang dilaporkan di Puskesmas maupun rumah sakit di wilayah Jabodetabek.

Di wilayah DKI Jakarta sendiri, menurut Kemenkes jumlah kasus ISPA disebutkan mencapai 100 ribu kasus per bulan.

Baca Juga: Tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogyakarta sejak Januari-Juli 2023 terus meningkat

Untuk mengatasi hal tersebut, Kemenkes RI telah membentuk Komite Penanggulangan Penyakit Pernapasan dan Dampak Polusi Udara.

Selain itu juga terus memantau secara real time kasus ISPA yang terjadi di Puskesmas Jabodetabek, dan Pneumonia di rumah sakit.

Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS, seperti dilansir dari laman kemenkes, Senin (4/9/2023).

Baca Juga: Pembangunan IKN Baru di Kalimantan Timur terus berjalan, 47 Tower Rusun bagi ASN mulai dibangun

Ketua Komite Penanggulangan Penyakit Pernapasan dan Dampak Polusi Udara, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP (K) FISR FAPSR, menambahkan bahwa polusi udara berkontribusi besar terhadap peningkatan kasus ISPA dan Pneumonia di DKI.

Selain itu, hasil survei Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2019, menyebutkan penyakit pernapasan termasuk 10 penyakit terbanyak di Indonesia.

"Dan, polusi udara merupakan faktor risiko kematian kelima tertinggi di Indonesia setelah hipertensi, gula darah, merokok dan obesitas," ungkap Agus.

Karena itu, dalam kondisi udara yang tidak sehat seperti saat ini, Agus menyarankan agar masyarakat melakukan berbagai upaya pencegahan.

Baca Juga: Lezatnya Sate Padang Pariaman: Kelezatan Tradisional yang Tak Terlupakan

Terlebih bagi orang yang pernah terkena penyakit pernapasan, kelompok rentan terdampak polusi udara seperti anak-anak, ibu hamil, orang dengan komorbid, dan orang lanjut usia.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X