WartaPesona.com - Kementerian Kesehatan (Kemenkes) RI menyebut kasus ISPA di Jabodetabek meningkat dalam enam bulan terakhir akibat polusi udara di Jakarta.
Menurut Kemenkes, kasus ISPA yang meningkat dalam enam bulan terakhir karena polusi udara di Jakarta, merupakan hasil data surveilans yang dilaporkan di Puskesmas maupun rumah sakit di wilayah Jabodetabek.
Di wilayah DKI Jakarta sendiri, menurut Kemenkes jumlah kasus ISPA disebutkan mencapai 100 ribu kasus per bulan.
Baca Juga: Tren kunjungan wisatawan mancanegara ke Yogyakarta sejak Januari-Juli 2023 terus meningkat
Untuk mengatasi hal tersebut, Kemenkes RI telah membentuk Komite Penanggulangan Penyakit Pernapasan dan Dampak Polusi Udara.
Selain itu juga terus memantau secara real time kasus ISPA yang terjadi di Puskesmas Jabodetabek, dan Pneumonia di rumah sakit.
Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Jenderal Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Dr dr Maxi Rein Rondonuwu DHSM MARS, seperti dilansir dari laman kemenkes, Senin (4/9/2023).
Baca Juga: Pembangunan IKN Baru di Kalimantan Timur terus berjalan, 47 Tower Rusun bagi ASN mulai dibangun
Ketua Komite Penanggulangan Penyakit Pernapasan dan Dampak Polusi Udara, Prof Dr dr Agus Dwi Susanto, SpP (K) FISR FAPSR, menambahkan bahwa polusi udara berkontribusi besar terhadap peningkatan kasus ISPA dan Pneumonia di DKI.
Selain itu, hasil survei Institute for Health Metrics and Evaluation (IHME) 2019, menyebutkan penyakit pernapasan termasuk 10 penyakit terbanyak di Indonesia.
"Dan, polusi udara merupakan faktor risiko kematian kelima tertinggi di Indonesia setelah hipertensi, gula darah, merokok dan obesitas," ungkap Agus.
Karena itu, dalam kondisi udara yang tidak sehat seperti saat ini, Agus menyarankan agar masyarakat melakukan berbagai upaya pencegahan.
Baca Juga: Lezatnya Sate Padang Pariaman: Kelezatan Tradisional yang Tak Terlupakan
Terlebih bagi orang yang pernah terkena penyakit pernapasan, kelompok rentan terdampak polusi udara seperti anak-anak, ibu hamil, orang dengan komorbid, dan orang lanjut usia.
Artikel Terkait
Polusi udara di Jakarta, warga DKI diimbau pakai masker cegah ISPA
Polusi udara di Jakarta masih tinggi, IQAir catat kualitas udara ibu kota Selasa 15 Agustus Tidak Sehat!
Begini langkah pemerintah atasi polusi udara di Jakarta, singgung kemungkinan Work from Home
Bukan polusi udara, Presiden Jokowi sebut polusi budaya di Pidato Kenegaraan 2023, apa itu?
BRIN mulai lakukan modifikasi cuaca atasi polusi udara Jakarta, 800 kilogram garam disemai di awan
Atasi polusi udara di Jakarta, Pemprov DKI mulai terapkan WFH, tilang emisi masih dikaji
Dampak polusi udara, 674 Puskesmas dan 66 RS di Jabodetabek disiapkan antisipasi ISPA dan pneumonia