Teknologi digital i-Tree mampu identifikasi potensi hutan kota, kata IPB begini

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Kamis, 27 Juli 2023 | 20:42 WIB
Teknologi digital i-Tree mampu mengidentifikasi kondisi dan potensi hutan kota.  (itreetools.org)
Teknologi digital i-Tree mampu mengidentifikasi kondisi dan potensi hutan kota. (itreetools.org)

WartaPesona.com - Institut Pertanian Bogor (IPB) mengembangkan teknologi digital i-Tree, yang mampu mengidentifikasi kondisi dan potensi hutan di suatu daerah.

Teknologi digital i-Tree dikembangkan oleh IPB bekerja sama dengan United State Forest Services International Program (USFS - IP).

Dengan teknologi digital i-Tree, data vegetasi satu kawasan hutan dapat diidentifikasi keadaannya secara digital.

Ketua Peneliti IPB DR Kaswanto, menjelaskan teknologi i-Tree dapat memastikan dengan tepat tentang potensi hutan secara menyeluruh.

Mulai dari jenis dan usia pohon, oksigen yang dihasilkan, hingga serapan karbon oleh hutan.

Baca Juga: Menparekraf RI Sandiaga Uno raih Penghargaan Top GPR Figure Award 2023

Dari penelitian di tiga hutan kota di Bandung, yaitu Taman Hutan Raya Juanda, Taman Hutan Maluku, dan Taman Hutan Babakan Siliwangi, i-Tree terbukti dapat mengetahui potensi hutan.

Dari mulai jenis pohon, baik yang eksotis maupun endemik, potensi berapa oksigen yang dihasilkan dan berapa besar serapan karbon yang bisa diserap.

Menurut Kaswanto, dari gambaran tersebut pemangku kebijakan di masa depan bisa dengan jelas mengelola dan memanfaatkan hutan kota.

"Tidak hanya untuk kepentingan pelestarian lingkungan, tetapi juga untuk ekonomi," kata Kaswanto dikutip dari laman jabarprov, Kamis (27/7/2023).

Kaswanto menyampaikan hal tersebut saat sosialisasi dan diseminasi i-Tree Research Project Hutan Kota di Kota Bandung, Rabu (26/7), bersama Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat.

Baca Juga: Inilah pemenang lomba foto Color of Jakarta CoJ 2023, karya pemenang akan ditampilkan di acara penting

Dari hasil penelitian menggunakan i-Tree di tiga hutan kota di Kota Bandung, Kaswanto pun kemudian memberikan lima rekomendasi.

Kelima rekomendasi tersebut adalah pendataan, penggunaan teknologi digital untuk database, penguatan kapasitas komunitas, pembinaan secara realtime, dan sistem yang berkelanjutan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X