"Jogja sebagai tuan rumah akan berusaha sebaik-baiknya untuk menunjukkan keunggulan dan kekhususan dalam pengembangan pariwisata dan UMKM," kata GKR Hemas.
Sementara Gusti Kanjeng Ratu Bendara selaku Ketua Panitia Pameran Pariwisata Indonesia, UMKM Ekonomi Kreatif, & Festival Kuliner, mengatakan kegiatan ini menjadi pembeda dari penyelenggaraan ATF sebelumnya.
Baca Juga: Ditjen PHU juga KJRI Jeddah Gelar Indonesian Hajj Expo, Simak Informasinya
Pameran ini membuka kesempatan bagi peserta terutama pemerintah daerah, industri pariwisata daerah untuk _rebound_ atau meningkatkan kembali penjualan, serta bagi pelaku UMKM dan industri ekonomi kreatif untuk menjual produk unggulan mereka dan memperluas pasar.
Dalam kegiatan ini turut ditampilkan juga berbagai aktivitas promosi dan juga budaya untuk menarik lebih banyak pengunjung.
"(ATF) di Indonesia harus berbeda, maka kami hadirkan pameran UMKM. Kami mengucapkan terima kasih atas dukungan seluruh pihak dalam penyelenggaraan kegiatan ini," kata GKR Bendara .
Baca Juga: Liburan ke Bali Wajib Belanja 5 Karya Seni Unik Ini
Artikel Terkait
Indonesia Siap Gelar Rangkaian ASEAN Tourism Forum 2023 di Yogyakarta, ini Kata Menparekraf Sandiaga Uno
Sandiaga Uno Menparekraf Dorong Sineas Berani Ambil Risiko dalam Berkarya
Sandiaga Uno Menparekraf: Presiden Minta Target Wisman dan Wisnus Harus Tercapai
Sandiaga Uno Menparekraf Optimistis ‘Visit Beautiful West Sumatra 2023’ Tingkatkan Kunjungan Wisatawan
Sandiaga Uno Sampaikan Kemenparekraf Dukung IMX 2023 di Pameran Osaka Auto Messe Jepang
Sandiaga Uno Menparekraf Luncurkan ADWI 2023 Targetkan 4.000 Desa Wisata Mendaftar
Sandiaga Uno Menparekraf Apresiasi Kolaborasi KitKat-AeroStreet Serukan Semangat Cinta Produk Indonesia
Sandiaga Uno Kemenparekraf - Grab Indonesia Luncurkan ‘Numpang Pesona Jogja Istimewa’ Meriahkan ATF 2023
Sandiaga Uno Menparekraf Tinjau Sentra Vaksin Booster ke-2 di Kantor Kemenparekraf
Sandiaga Uno Kemenparekraf Gelar TRAVEX Forum Bisnis Pelaku Pariwisata Anggota ASEAN