Vinsen meminta agar pemerintah daerah dapat menyiapkan berbagai persyaratan yang dibutuhkan. "Apalagi daerah yang sudah masuk dalam lokpri (lokasi prioritas). Sayang kan kalau sudah masuk lokpri tapi tidak dimaksimalkan, karena yang antre ini hampir 200 kabupaten/kota di tahun 2023," kata Vinsen.
Sementara terkait pengembangan non-fisik seperti pelatihan dan pendampingan, Kemenparekraf/Baparekraf melalui lintas kedeputian siap memberikan fasilitas.
Turut hadir dalam kesempatan tersebut, Direktur Event Daerah Kemenparekraf/Baparekraf, Reza Fahlvevi; Direktur Pemasaran Pariwisata Nusantara Kemenparekraf/Baparekraf, Dwi Marhen Yono; serta Direktur Pengembangan Destinasi Regional II Kemenparekraf/Baparekraf, Harwan Ekon Cahyo.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Menparekraf Dorong UMKM Desa Wisata Baros Jabar Kembangkan Potensi Parekraf
Sandiaga Uno Menparekraf: Perekonomian Bandung Terasa Makin Menggeliat saat Libur Long Weekend
Sandiaga Uno Menparekraf Dorong Standar Kompetensi Tenaga Profesional Pariwisata Diperkuat
Sandiaga Uno Kemenparekraf Gandeng Traveloka Kembangkan Sektor Parekraf
Respon Sandiaga Uno Bali Masuk 10 Destinasi Terpopuler Dunia Versi TripAdvisor Ungguli London dan Paris
Sandiaga Uno Kemenparekraf Dukung Event Olahraga ISSF World Cup 2023 Digelar di Jakarta
Sandiaga Uno Kemenparekraf Targetkan 250 Ribu Wisman Tiongkok Datang ke Indonesia Tahun Ini
Sandiaga Uno Hadir secara Online, Kemenparekraf Akan Luncurkan Kharisma Event Nusantara 2023
Sandiaga Uno Dukung Kemenparekraf Gelar Pelatihan Kembangkan Desa Wisata di Kawasan DPSP Labuan Bajo
Sandiaga Uno Menparekraf Paparkan Penyerapan Pagu Anggaran Tahun 2022 di Hadapan Komisi X DPR RI