Candi Borobudur Menerapkan Sistem Zoning, Seperti Ini Tata Ulangnya

photo author
Tim WartaPesona, Warta Pesona
- Minggu, 8 Januari 2023 | 08:44 WIB
Pesona Candi Borobudur (bumn.go.id)
Pesona Candi Borobudur (bumn.go.id)

WartaPesona.com - PT Taman Wisata Candi (TWC) Borobudur rencananya bakal menerapkan sistem zoning atau pemetaan.

Khususnya antara kepentingan konservasi, spiritual, edukasi, maupun dari sisi komersial. Saat ini, TWC masih merancang dan berkomunikasi dengan seluruh stakeholder terkait.

Direktur PT TWC Borobudur, Prambanan, dan Ratu Boko Edy Setijono mengatakan, penerapan tersebut diharapkan antar kepentingan dapat lebih tertata, terutama soal jalur yang digunakan.

Baca Juga: Begini Cara Naik Kereta Api Jarak Jauh Bagi Pemula Biar Gak Binggung Lagi!

“Jadi, besok nggak ada lagi tabrakan karena jalurnya sudah kami tata ulang. Mereka punya lokasi masing-masing. Misal ada kegiatan spiritual, pasti lokasinya di situ,” jelasnya, Kamis, 5 Januari 2023.

Dia menuturkan, memang harus ada harmoni antar stakeholder. Lantaran sistem tersebut nantinya diterapkan demi kebaikan bersama.

Dilansir dari laman bumn.go.id bahwa TWC pun memberikan ruang Candi Borobudur untuk kepentingan umum. Tidak ada satu pihak yang mengklaim khusus.

Baca Juga: 5 Wisata Olahraga di Mandalika Lombok yang Sehatkan Pikiran dan Jiwa

Terlebih, hal itu juga sudah tertuang dalam kesepakatan empat menteri dan dua gubernur. Untuk menjadikan Candi Borobudur sebagai pusat agama Buddha Indonesia dan dunia.

“Kami tetap jadikan ini (Candi Borobudur, red) untuk fungsi yang ada. Tapi dengan skala prioritas tertentu,” kata Edy.

Dia menargetkan, sistem zoning tersebut bakal diimplementasikan pada 2023. Lantaran, saat ini TWC tengah menyusun aturan-aturan dan mekanismenya.

Baca Juga: Liburan Ke Semarang ? Yuk Berkunjung ke Desa Wisata Lerep

Setelah rampung, kata dia, tahap selanjutnya yakni memaparkan hasil kajian itu dan mencermatinya.

Sementara itu, Dirjen Bimas Buddha Kementerian Agama RI Supriyadi menyebut, kajian tersebut memang harus diputuskan bersama karena melibatkan beberapa institusi.

Sehingga masih memerlukan kajian-kajian mendalam. Termasuk soal pemanfaatan Candi Borobudur.

Baca Juga: Kunjungan Kerja ke Kota Pekanbaru Presiden Jokowi Cek Pelayanan BPJS Kesehatan

Pemerintah pun sepakat, Candi Borobudur harus dilestarikan. “Dari nota kesepahaman itu, sudah ada SOP-nya.

Nanti kami coba bahas kembali. Mudah-mudahan ada solusi terbaik untuk umat Buddha dan pemerintah,” ujarnya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tim WartaPesona

Sumber: bumn.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X