“Melihat beragam potensi tersebut, kami hadir di sini dan akan melakukan pelatihan dan pendampingan. Semoga kita bisa mengangkat perekonomian Kampung Ugar, terlebih Kampung Ugar memliki keunikan sejarah dan ecotourism yang berkelanjutan,” kata Menparekraf Sandi Uno.
Potensi ekonomi kreatif di Kampung Ugar juga menjanjikan mulai dari keunikan kuliner seperti ikan kakap kuah kuning, tagas-tagas, kangkong tumis, ayam bumbu bakar bambu, kue lontar, sirup pala, serta nasi kelapa bakar.
Turut hadir bersama Menparekraf Sandiaga Uno, Bupati dan Wakil Bupati Kabupaten Fakfak Untung Tamsil dan Yohana Dina Hindom serta Direktur Direktur Tata Kelola Destinasi dan Pariwisata Berkelanjutan Kemenparekraf/Baparekraf, Indra Ni Tua. (SA)
Artikel Terkait
Menparekraf Sandiaga Uno Usulkan Tambahan Anggaran Rp4 triliun untuk Percepat Pemulihan Parekraf
Menparekraf Sandiaga Uno : Pameran Deep and Extreme 2022 Perkuat Kebangkitan Wisata Selam Indonesia
Menparekraf Sandiaga Uno : Musik Dangdut Indonesia Berpotensi Mendunia seperti Kpop
Tew Fu Sui Minuman Khas Kota Pangkal Pinang Bangka Belitung, Jadi Legenda Hingga Kini
Sandiaga Uno : Dari Ilmu Digital Santri Dapat Ciptakan Konten yang Memastikan Islam yang Rahmatul lil Alamin
Sandiaga Uno Ajak Pelaku Ekraf Jambi Miliki Orientasi Pasar Global dan Memaksimalkan Digitalisasi
Acara OK OCE di Makassar, Sandiaga Uno Ajak Pelaku Ekraf Tingkatkan Efisiensi dengan Kolaborasi Hadapi Inflasi
Tancapkan Prestasi di Level Internasional, Talenta Baru Industri Musik Tanah Air Kembali Muncul