8 hewan langka di Indonesia yang terancam punah

photo author
Tim Warta Pesona 03, Warta Pesona
- Kamis, 27 Juli 2023 | 12:01 WIB
Orangutan Sumatera merupakan fauna ikonik dari Indonesia.  (canva.com)
Orangutan Sumatera merupakan fauna ikonik dari Indonesia. (canva.com)

4. Harimau Sumatera (Panthera tigris sumatrae)
Harimau Sumatera adalah salah satu subspesies harimau yang terancam punah dan hanya ditemukan di pulau Sumatera.

Mereka dikenal dengan ukuran tubuh yang lebih kecil dibandingkan dengan harimau di daratan Asia. Harimau Sumatera menghadapi ancaman serius akibat perusakan habitat dan perburuan ilegal.

Usaha konservasi sangat penting untuk memastikan kelangsungan hidup spesies ini.

5. Gajah Sumatera (Elephas maximus sumatranus)
Gajah Sumatera adalah subspesies gajah yang hanya ditemukan di Sumatera.

Mereka merupakan gajah terkecil dari tiga subspesies yang ada. Gajah Sumatera menghadapi ancaman serius akibat hilangnya habitat dan konflik dengan manusia.

Pelestarian habitat dan perlindungan terhadap spesies ini menjadi prioritas penting dalam menjaga keberlanjutan populasi gajah Sumatera.

Baca Juga: Mengenal Tacos, kuliner khas dari Meksiko dari jagung dengan isian daging panggang, keju, sayuran, dan saus

6. Kuskus (Phalangeridae)
Kuskus adalah jenis hewan pengerat yang endemik di Indonesia dan beberapa wilayah di sekitarnya.

Mereka memiliki tubuh yang gemuk, ekor yang panjang, dan cakar yang kuat.

Kuskus banyak ditemui di hutan-hutan tropis dan terkenal dengan kebiasaannya menggantung di pohon menggunakan ekor mereka.

Kuskus adalah hewan yang terancam akibat perusakan habitat dan perdagangan ilegal.

7. Harimau Jawa (Panthera tigris sondaica)
Harimau Jawa adalah salah satu subspesies harimau yang hanya ditemukan di Pulau Jawa.

Populasi harimau Jawa sangat terbatas, dan mereka dianggap sebagai spesies yang sangat terancam punah.

Perburuan ilegal dan hilangnya habitat menjadi ancaman serius bagi kelangsungan hidup spesies ini.

Baca Juga: Belajar dari hubungan simbiosis antara kerbau dan burung jalak, hidup rukun saling menguntungkan

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X