Menparekraf Sandiaga Uno mengatakan hal itu saat mengunjungi Ruang Terbuka Publik di Pantai Parapat, bersama sejumlah staf.
Menparekraf Sandiaga Uno juga berharap, adanya Kapal Pinisi Kenzo ini selain menambah alternatif transportasi ke Samosir juga bisa membuka peluang lapangan kerja baru dari berbagai paket wisata yang ditawarkan.
Kapal Pinisi Kenzo di danau Toba akan beroperasi mulai Agustus 2023. Pengunjung bisa menikmati sensasi berlayar di danau tekto vulkanik di Sumatera Utara itu dengan tarif yang terjangkau.
Selain Kapal Pinisi Kenzo, Menparekraf Sandiaga Uno juga meninjau pembangunan fasilitas baru pendukung pariwisata di The Kaldera Toba Nomadic Escape, Sumatera Utara.
Kawasan tersebut tengah dibangun hotel bintang empat, dan luxury glamping, yang rencananya akan selesai pada Oktober 2024.
Sandiaga Uno berharap, pembangunan hotel tersebut akan menambah fasilitas pariwisata dan jumlah kunjungan wisatawan ke Danau Toba, yang per hari ini sudah setengah juta untuk 2022.
Angka tersebut diharapkan bisa meningkat signifikan seiring dengan menggeliatnya ekonomi dan pergerakan wisatawan nusantara (wisnus), yang ditargetkan sebesar 1,2 miliar - 1,4 miliar wisnus.
Sandiaga juga berpesan untuk membangun Toba Kaldera dengan aspek green tourism yang ramah lingkungan, sehingga konsep Toba Kaldera ini menyatu dengan alam. ***(KKT)
Artikel Terkait
Menparekraf Sandiaga Uno: F1 Powerboat Membuktikan Danau Toba Pantas Sebagai Lokasi Acara Internasional
Sandi Uno Memperkenalkan Keindahan Danau Toba Kepada Duta Besar Asosiasi Negara-negara Arab dan Afrika Utara
Moeldoko Dukung Digitalisasi UMKM dan Pemerataan Ekonomi di Danau Toba
Travel in Style : Keagungan Danau Toba dan Kekayaan Tiga Budaya Suku Batak
Mitos dan Keajaiban Mistis Danau Toba: Kisah Tak Terlupakan di Tanah Batak
Menikmati Keajaiban Budaya Pesta Danau Toba: Perayaan Megah Warisan Budaya Batak di Sumatera Utara
Danau Toba, permata biru Nusantara yang terkenal hingga mancanegara