Menurut pengelola, Museum Batik Danar Hadi ini memang didirikan untuk melestarikan dan mengembangkan seni kerajinan batik, menambah sarana pendidikan dan pengetahuan khususnya di bidang seni kerajinan batik, serta menambah objek wisata di Kota Solo.
3 | Perpaduan Cagar Budaya dan Museum Bergaya Jawa-Eropa
Di museum dengan konsep one stop shopping ini terdapat showroom yang menjual berbagai macam produk dari PT. Batik Danar Hadi. Ada pula restoran serta dua buah function room yaitu pendapa Sasono Mangunsuko dan Ndalem Wuryaningratan yang berada di samping museum.
Tahukah kamu? Ndalem Wuryaningratan ini dibangun kurang lebih pada abad ke-19 (kira-kira tahun 1890) oleh seorang arsitek dari Belanda dengan konsep rumah tinggal bangsawan khas Jawa bergaya Eropa. Semula Ndalem Wuryaningratan merupakan tempat tinggal Pangeran Wuryaningrat, menantu Susuhan Pakubuwono X.
Baca Juga: Sandiaga Uno Menparekraf Cek Kesiapan Opening Ceremony ATF 2023
Lalu pada tahun 1997 H. Santosa Doellah sebagai pemilik Batik Danar Hadi membeli bangunan ini dan merenovasinya menjadi House of Danar Hadi namun tetap mempertahankan gaya arsitektur aslinya.
Ndalem Wuryaningratan memiliki sebuah pendapa yang luas dan pringgitan untuk menerima tamu. Ada juga bangunan di sayap kiri dan kanan serta ruangan untuk bersantai khas Eropa. Kesan mewah dan elegan sangat terasa jika Sobat Pesona mengunjungi bagian dalamnya.
Artikel Terkait
Inilah 8 Ide Untuk Menikmati Liburan Yang Menyenangkan dan Mewah di Bintan
Wajib Coba! Kelezatan yang Luar Biasa Rendang Minangkabau yang Mendunia
Memanjakan Diri di Bali dengan 5 hal Yang Luar Biasa, Wajib Coba
Liburan ke Bali Wajib Belanja 5 Karya Seni Unik Ini
Wajib Coba, Berikut Ini 5 Kuliner khas Surakarta Bikin Ketagihan!
Liburan ke Garut? Wajib Coba 5 Kuliner Yang Khas Berikut Ini