Tari Gandrung Banyuwangi: Warisan Budaya Syukur Panen yang Memikat Dunia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 13 November 2025 | 07:15 WIB
Penari Gandrung Tunggal : Penari Gandrung Banyuwangi dalam kostum tradisional lengkap dengan selendang ikonik, mengekspresikan keanggunan dan kekuatan budaya Jawa Timur - WartaPesona.com (wonderfulimages.kemenpar.go.id)
Penari Gandrung Tunggal : Penari Gandrung Banyuwangi dalam kostum tradisional lengkap dengan selendang ikonik, mengekspresikan keanggunan dan kekuatan budaya Jawa Timur - WartaPesona.com (wonderfulimages.kemenpar.go.id)

Gerakannya yang ekspresif dan penuh semangat digunakan untuk menyampaikan pesan moral serta membangkitkan semangat patriotisme di kalangan masyarakat Banyuwangi.

Para penari Gandrung pada masa itu tidak hanya tampil sebagai entertainer, tetapi juga sebagai penyampai pesan perjuangan yang dikemas dalam bentuk seni.

Ini membuktikan bahwa seni tradisional memiliki kekuatan luar biasa dalam menggerakkan kesadaran kolektif masyarakat.

Baca Juga: Kereta Makassar-Parepare: Cara Baru Menjelajahi Keindahan Sulawesi Selatan

Spektakel Gandrung Sewu: Harmoni Ribuan Penari

Puncak dari pelestarian dan perayaan Tari Gandrung adalah Festival Gandrung Sewu, agenda budaya tahunan yang selalu ditunggu-tunggu masyarakat Banyuwangi.

Festival megah ini digelar di Pantai Boom dengan latar belakang panorama memukau Selat Bali.

Yang membuat festival ini istimewa adalah partisipasi ratusan hingga ribuan penari yang tampil secara bersamaan.

Gerakan kompak mereka menciptakan harmoni visual layaknya simfoni gerak yang memukau mata.

Festival Gandrung Sewu bukan sekadar pertunjukan seni belaka. Acara ini merepresentasikan nilai-nilai luhur tentang kebersamaan, gotong royong, dan pentingnya menjaga harmoni antara manusia dan alam.

Ribuan penari yang bergerak serempak menjadi simbol kuat bahwa keberhasilan sebuah komunitas terlahir dari kekompakan, bukan dari kehebatan individu semata.

Festival 2025: Selendang, Sang Gandrung

Baca Juga: Kereta Makassar-Parepare: Cara Baru Menjelajahi Keindahan Sulawesi Selatan

Pada tahun 2025, Festival Gandrung Sewu berlangsung pada 23–25 Oktober dengan mengusung tema menarik: "Selendang, Sang Gandrung."

Tema ini mengangkat salah satu properti ikonik Tari Gandrung yang memiliki makna simbolis dalam setiap gerakannya.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Sumber: Kemenpar.go.id

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X