Hindari Menu Sahur Ini Agar Puasa Lebih Lancar dan Pencernaan Tetap Sehat

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Jumat, 28 Februari 2025 | 17:02 WIB
Ilustrasi -makan sahur. (Foto: freepik.com)
Ilustrasi -makan sahur. (Foto: freepik.com)

WartaPesona.com- Sahur adalah waktu penting untuk mempersiapkan tubuh agar tetap bertenaga sepanjang hari saat berpuasa.

Namun, pemilihan menu sahur yang kurang tepat justru dapat membuat sistem pencernaan bekerja lebih keras dan rasa lapar datang lebih cepat.

Agar puasa Anda lebih lancar dan tubuh tetap terjaga kesehatannya, ada beberapa jenis makanan yang sebaiknya dihindari saat sahur.

Baca Juga: Bakwan Udang: Camilan Gurih yang Menggugah Selera, Begini Cara Membuatnya untuk Menu Buka Puasa

Salah satunya adalah makanan yang mengandung karbohidrat yang telah melalui proses rafinasi, seperti kue, pasta, waffle, dan roti putih.

Makanan-makanan ini memiliki indeks glikemik yang tinggi, artinya mereka dapat dengan cepat meningkatkan kadar gula darah Anda, tetapi juga cepat turun.

Hal ini dapat menyebabkan Anda merasa lapar lebih cepat, bahkan sebelum waktu berbuka tiba.

Baca Juga: Mengapa Bisnis Gen Z Sering Berhenti di Tahap Coming Soon?

Selain itu, makanan yang terbuat dari karbohidrat rafinasi ini kurang mengandung serat, yang berarti tidak memberikan rasa kenyang yang tahan lama.

Makanan yang diproses seperti ini juga dapat membuat tubuh lebih cepat lelah, karena pencernaan yang cepat memecah gula dalam darah meningkatkan produksi insulin yang bisa membuat Anda merasa lesu.

Mengonsumsi makanan ini saat sahur berisiko menyebabkan fluktuasi energi yang tidak stabil sepanjang hari.

Sebagai alternatif, pilihlah makanan yang mengandung karbohidrat kompleks, seperti nasi merah, oats, atau roti gandum utuh.

Karbohidrat kompleks dicerna lebih lambat oleh tubuh, memberikan energi secara bertahap, dan menjaga rasa kenyang lebih lama.

Makanan kaya serat, seperti sayuran dan buah-buahan, juga sangat disarankan karena dapat membantu memperlambat pencernaan dan menjaga kestabilan kadar gula darah.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X