WartaPesona.com - Transisi pemecahan Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) menjadi Kementerian Pariwisata (Kemenpar) dan Kementerian Ekonomi Kreatif (Kemenekraf) dipastikan tidak akan menghambat program pengembangan destinasi dan infrastruktur pariwisata di Indonesia pada 2024.
Baca Juga: Tips Memelihara Kucing: Menjaga Sahabat Berbulu Tetap Sehat dan Bahagia
Hariyanto, Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf, menggarisbawahi peran strategis kedeputiannya dalam meningkatkan destinasi wisata dan produk ekonomi kreatif, sesuai UU Nomor 10 Tahun 2009.
Salah satu program unggulan Kemenparekraf adalah Anugerah Desa Wisata Indonesia (ADWI), yang bertujuan mengembangkan desa wisata melalui kunjungan, pendampingan, serta penyediaan infrastruktur.
Baca Juga: El Clasico, Rivalitas Abadi Barcelona vs Real Madrid Pertarungan Dua Raksasa Sepak Bola Spanyol
Rangkaian Malam Anugerah ADWI 2024 dijadwalkan pada 15-17 November 2024 di Jakarta, dengan acara utama berupa forum mitra strategis, pameran produk ekonomi kreatif, dan pemberian penghargaan.
Program ini telah melahirkan 225 desa wisata yang berprestasi hingga tingkat internasional, mencatatkan peningkatan kunjungan wisatawan hingga 80,66% dari 2021 ke 2022, serta meningkatkan pendapatan desa dan penyerapan tenaga kerja.
Baca Juga: Menakjubkan! Wisata Gunung Krakatau, Keajaiban Alam yang Penuh Sejarah dan Petualangan
Untuk memperkuat jejaring desa wisata, platform Jejaring Desa Wisata (Jadesta) dihadirkan sebagai pusat data terpadu, yang kini mencakup lebih dari 6.000 desa wisata di Indonesia.
Menurut Hariyanto, kehadiran Jadesta memudahkan koordinasi dengan kementerian dan lembaga dalam kebijakan pengembangan desa wisata.
Baca Juga: Sejarah AC Milan dan Inter Milan, Rivalitas Abadi dari Kota Mode
Selain ADWI, program unggulan lainnya adalah KaTa Kreatif Indonesia, yang bertujuan membina kabupaten dan kota agar mampu mengembangkan city branding melalui subsektor ekonomi kreatif.
Saat ini, 41 kabupaten/kota telah ditetapkan sebagai KaTa Kreatif Indonesia, dengan lima di antaranya berhasil masuk dalam jaringan UNESCO Creative Cities Network (UCCN).
Baca Juga: Merawat Motor Baru dengan Benar: Tips Agar Awet dan Performa Maksimal
Artikel Terkait
Kemenparekraf dan BBPVP Medan Tingkatkan Kualitas SDM Pariwisata Lewat Pelatihan Patiseri
Perempuan Jadi Penggerak Desa Wisata, Kemenparekraf Luncurkan Pedoman Ramah Perempuan di Medan
Sandiaga Uno jelang akhir masa jabatannya refleksikan Prestasi Kemenparekraf dan Tekankan Pentingnya Keberlanjutan Pariwisata
Estafet Kepemimpinan Baru: Sertijab Kemenparekraf, Kolaborasi Demi Kemajuan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Indonesia
Mendorong Kualitas Desa Wisata: Kemenparekraf Beri Bantuan Pengembangan untuk 24 Desa Wisata di 12 Provinsi