Salak Bali, terkenal manis dan masir, ditanam sistem agroforestri, diakui FAO sebagai warisan pertanian penting dunia

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Rabu, 9 Oktober 2024 | 14:52 WIB
Sistem agroforestri buah Salak Bali diakui sebagai warisan pertanian penting dunia oleh FAO. ( Syamsi Achdali)
Sistem agroforestri buah Salak Bali diakui sebagai warisan pertanian penting dunia oleh FAO. ( Syamsi Achdali)

Sistem agroforestri buah Salak Bali dilakukan dengan mengintegrasikan dengan pohon-pohon buah lain seperti mangga, pisang, dan banyak lagi.

Dengan sistem agroforestri, Salak Bali ditanam di bawah pohon-pohon lain yang lebih tinggi sehingga terlindungi.

Baca Juga: Hari Raya Idulfitri 2025, Pemprov Jateng tambah kuota mudik gratis, titik kumpul diperluas

Sejumlah pohon kayu yang keras, menyimpan persediaan air bagi pohon salak, sehingga sistem agroforestri ini saling mendukung, sekaligus menjaga keberlangsungan ekologis.

Sistem agroforestri buah Salak Bali yang terbukti menguntungkan ini, sudah berkembang sejak zaman nenek moyang masyarakat setempat.

Kini, sistem agroforestri buah Salak Bali yang mendukung keberlanjutan ekologi tersebut, diakui oleh The Food and Agriculture Organization (FAO), sebagai warisan penting pertanian dunia.
 
Sistem agroforestri buah Salak Bali masuk dalam daftar Sistem Warisan Pertanian Penting Dunia (GIAHS), pada 19 September 2024. ***(KKO)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA

Sumber: Berbagai Sumber

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Ada Festival Iraw Tengkayu di Kalimantan Utara

Sabtu, 4 Juli 2026 | 06:18 WIB
X