Sedangkan pada bagian kedua dari Benteng Belgica merupakan bangunan bagian dalam yang berdenah segi lima.
Pada setiap sudutnya terdapat menara pengintai bertangga setinggi 13 meter. Terdapat beberapa ruangan yang dulu merupakan tempat istirahat pasukan dan menyimpan amunisi.
Baca Juga: Inilah Si Burung Garuda maskot baru Timnas Indonesia bernama Shakti, kereen!
Benteng Belgica juga punya ruang terbuka atau atrium, dan pada masanya benteng ini mampu menampung sekitar 400 tentara Belanda lengkap dengan meriam.
Bangunan peninggalan VOC Belanda yang hampir berusia lebih dari empat abad ini, masih memancarkan aura kemegahannya.
Pengunjung bisa menyaksikan keelokan Benteng Belgica ini, dan mengenang masa jaya buah pala dan rempah-rempah Nusantara.
Baca Juga: Hari Desa Nasional Tanggal 15 Januari bukan hari libur, begini bunyi Keppres No 23 Tahun 2024
Benteng Belgica di Pulau Banda Neira Maluku Tengah, resmi terdaftar sebagai bangunan cagar budaya (BCB) sejak tahun 2015. Keberadaannya menjadi bagian penting dari jejak perdagangan rempah dunia di masa lampau. ***(KKO)
Artikel Terkait
Pakaian Adat khas Maluku yang mempesona, cantik dan unik
Kemenparekraf Tingkatkan Literasi Keuangan melalui DPUP di Desa Wisata Ngilngof, Maluku
Pesona Tersembunyi Tanusang Bais: Keindahan Maluku yang Belum Terjamah
Minuatur Patung Liberty, Kini Menjadi Daya Tarik di Desa Oma Maluku
Sejarah Tren Teh Solo: Evolusi Budaya Minum Teh di Indonesia
Perjalanan Sejarah Budaya Unik dari Berbagai Belahan Dunia
Menikmati Pesona Wisata Solo: Keindahan Budaya dan Sejarah yang Memikat
Wisata sejarah Benteng Oranje di Ternate Maluku Utara, saksi kejayaan Nusantara yang kaya rempah
Wisata sejarah Istana Maimun di Medan Sumatera Utara, warisan masa jaya Kesultanan Deli Abad 19 Masehi
Buah Pala, daya tarik luar biasa bangsa asing hingga menjajah Nusantara