"Khususnya dalam membantu pengelola desa wisata dalam membuat paket-paket wisata yang menarik dan onboardingkan ke beberapa platform digital dan Online Travel Agent (OTA), seperti Traveloka, Tiket.com, Mister Aladin, Atourin dan Djalanin.com," katanya.
Baca Juga: Upacara HUT RI 2024 akan digelar di ibu kota baru Nusantara, persiapan terus dikebut
Menparekraf Sandiaga Uno, menjelaskan bahwa Program Beti Dewi tidak hanya memperkenalkan promosi destinasinya.
Namun, harus mendorong produk ekonomi kreatifnya dan berkolaborasi memperkenalkan SDM yang lebih baik.
"Sehingga melalui pelatihan diharapkan dapat meningkatkan SDM pengelola desa wisata, serta dapat menghasilkan beberapa paket wisata yang unik dan menarik wisatawan," tutupnya. ***(KKO)
Artikel Terkait
Bersiaplah Liburan ke Desa Wisata! Kemenparekraf Promosikan BETI DEWI di ASTINDO Travel Fair 2023
BETI DEWI Naik Kelas: Program Unggulan Kemenparekraf RI untuk Pengembangan Desa Wisata Terbaik di Indonesia
Sandiaga Uno : Bimtek "Beti Dewi" Menuju Kejayaan Desa Wisata di Sulut
Menparekraf Sandiaga Uno Tingkatkan Inovasi dan Kewirausahaan di Kabupaten Badung Melalui KaTa Kreatif
Sandiaga Uno: Bukan Study Tour yang Diperketat, Tapi Kelayakan Kendaraan-nya.
Peluang Anies dan Sandiaga Kembali Berpasangan di Pilgub Jakarta 2024: Komentar dan Harapan
Pelatihan Paket Wisata di Kabupaten Toba: Menparekraf Sandiaga Uno Dorong Potensi Lokal
Menparekraf Sandiaga Uno sebut Beti Dewi tak sekadar promosi destinasi wisata