Selain itu dihadirkan juga arsip buku hasil penelitian mengenai sejumlah naskah dan manuskrip tentang pangan.
Segmen Pelajar menghadirkan karya ilmiah remaja (KIR) pelajar SMP-SMA/SMK yang dipamerkan berkolaborasi dengan seniman.
Baca Juga: Bisnis reseller masih menjanjikan keuntungan, modal terukur dan mudah dilakukan, apa iya?
Peran seniman adalah mengemas karya ilmiah remaja agar bisa tampil lebih artistik untuk dipamerkan di sebuah ruang.
Harapannya pameran ini dapat menjadi laboratorium kreativitas para pelajar dan seniman.
Pada segmen Reka Baru, Pameran Nget-Ngetan menghadirkan produk inovasi baru terkait ketahanan pangan dari warga masyarakat, yang merupakan turunan dari kebudayaan.
Baca Juga: Perolehan medali Indonesia di Asian Games 2023 Hangzhou China bertambah dari cabor skateboard
Karya yang disajikan adalah kreasi yang mampu menjadi solusi permasalahan ketahanan pangan. Baik dari aspek pendistribusian, produktivitas, teknologi gizi, dan turunannya.
Pada Pameran Nget-Ngetan ini juga ada segmen Sowan atau Kelana Karya, merupakan agenda mengunjungi beberapa lokasi yang ditentukan.
Kemudian, peserta yang merupakan perupa akan diminta membuat karya seni dari pengalaman kunjungannya tersebut yang terkait dengan ketahanan pangan.
Pameran Nget-Ngetan tidak hanya menampilkan berbagai karya seni sastra fungsional, namun juga lokakarya
Lokakarya pada pameran tersebut akan mengajak peserta umum belajar membuat wayang dari bahan-bahan bekas ramah lingkungan seperti serabut kelapa, daun kering dan sejenisnya.
Kemudian membuat terrarium, orang-orangan sawah, dan alat cap batik dari kertas bekas serta eksperimentasi batik weton.
Gelar lokakarya dalam Pameran Nget-Ngetan ini diadakan pada tanggal, 3, 10, dan 13 Oktober 2023 di Gedung Kesenian Wates Kulon DI Yogyakarta. ***
Artikel Terkait
Sandiaga Uno Sebut Pameran 20th Indonesian Travel Fair sebagai Langkah untuk Mendorong Pemulihan Ekonomi
Sandiaga Uno Memberikan Dukungan untuk Penyelenggaraan Pameran Olahraga Siaran Internasional di Bali
Sandiaga Uno dan Dulux Kerja Sama untuk Menyelenggarakan Pameran Pertama "Art Mandalika" Yaitu Let's Colour
Pemprov DKI Jakarta gelar pameran wastra, usung tema 'Menjalin Benang Meniti Sukma'
Pameran Art the Fact 2.0 HUT ke-46 Museum Bahari Jakarta, angkat tema penyebaran budaya Austronesia
Menparekraf Memberikan Apresiasi untuk C|Artspace dalam Pameran Karya I Gusti Nyoman Lempad
Sepanjang Agustus 2023, Korea mengadakan pameran warisan takbenda nasional, ada produk kerajinan, gratis