Alika Islamadina, Traveler Berprestasi di Dunia Musik dan Fashion, Mengajak Berwisata Domestik ke Desa Wisata

photo author
Tim WartaPesona, Warta Pesona
- Selasa, 17 Januari 2023 | 07:17 WIB
Alika Islamadina (Pesona E-Magazine/Alika)
Alika Islamadina (Pesona E-Magazine/Alika)

Dibangun pada tahun 1879, Art Institute Chicago memamerkan koleksi terbesar aliran seni impressionism dan post-impressionism selain di Louvre Museum di Paris.

Salah satu landmark Chicago lainnya adalah Millenium Park dengan seni ikoniknya, yaitu Cloud Gate.

Cloud Gate atau “The Bean” merupakan sebuah patung yang menyerupai bentuk kacang yang dibalut dengan warna krom sehingga memantulkan area sekitarnya layaknya sebuah cermin raksasa.

Baca Juga: Para Pecinta Kuliner Ini 10 Makanan Khas Indonesia Ini Wajib Kamu Coba!

Beralih ke pariwisata Indonesia, desti- nasi tanah air pilihan Alika jatuh pada Yogyakarta yang merupakan kampung halamannya.

Daerah ini menyajikan makanan dan suasana yang ‘homey’, juga dikenal dengan masyarakat lokal yang ramah. Yogyakarta atau Jogja memiliki destinasi wisata yang kaya akan sejarah dan budaya, seperti Keraton Yogyakarta dan Candi Prambanan.

Bangunan Keraton Yogyakarta terikat erat dengan sejarah berdirinya kota Yogyakarta yang berawal dari kesepakatan Negara Mataram dengan Kompeni Belanda pada tahun 1755, hingga berdirinya Daerah Istimewa Yogyakarta pada tahun 1945.

Baca Juga: Para Pecinta Kuliner Ini 10 Makanan Khas Indonesia Ini Wajib Kamu Coba!

Menanggapi program Desa Wisata oleh Kemenparekraf, Alika berpendapat program tersebut dapat menjadi salah satu pilar pariwisata Indonesia.

Desa wisata merupakan program yang sejalan dengan tren pariwisata terkini yaitu eco-tourism. Penerapan program pariwisata dengan tren terkini dapat menarik wisatawan untuk mengunjungi tanah air dan harapannya dapat membantu ekonomi masyarakat sekitar.

Alika Islamadina (Pesona E-Magazine/Alika)
Alika Islamadina (Pesona E-Magazine/Alika)

Selain itu, pengunjung desa wisata bisa mendapatkan informasi lengkap mengenai daerah tersebut, dan melakukan berbagai aktivitas seperti birdwatching populasi burung kuntul di Desa Wisata Ketingnan, membuat kuliner lokal di Desa Wisata Nglinggo, membajak sawah di Desa Wisata Tanjung, dan masih banyak lagi.

Masa pandemi COVID-19 mengubah semua kebiasaan, terutama saat pada pertengahan tahun 2020. Alika merasa-kan banyak pekerjaan yang terhenti atau tertunda, sehingga ia beralih melakukan kegiatan lain seperti menyibukkan diri di dapur untuk memasak dan membuat kue.

Baca Juga: Sate Ayam Bikin Rindu Hidangan Indonesia, Simak Resep Masak Sate Ayam di Rumah. Bisa Bikin Bisnis Kuliner Nih

Alika juga menemukan hobi baru yaitu meronce atau membuat aksesoris seperti gelang dan kalung.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Tim WartaPesona

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X