Wartapesona- Tidur merupakan aktivitas penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental. Setiap orang memiliki kebutuhan waktu tidur yang berbeda tergantung pada usia dan kondisi mentalnya. Padahal rata-rata orang dewasa membutuhkan sekitar 7 hingga 8 jam tidur setiap hari.
Lelah karena pekerjaan, kurang tidur atau begadang setelah menonton TV seringkali mempersingkat waktu tidur. Sehingga banyak orang yang tidur pagi hari sebagai solusi kurangnya waktu tidur malam.
Padahal, tidur di pagi hari bisa memicu risiko berbagai gangguan kesehatan pada tubuh. Berikut bahaya tidur pagi yang harus diwaspadai sebagaimana dikutip dari telemed.ihc.id:
Baca Juga: Mengagumi Keindahan Keberagaman Agama di Indonesia: Pesona Spiritualitas yang Memukau
1. Penyakit jantung dan pembuluh darah
Kurang tidur dan sering tidur pagi hari dapat meningkatkan risiko penyakit kardiovaskular seperti serangan jantung dan stroke. Kurang tidur dapat meningkatkan tekanan darah dan menyebabkan peradangan pada tubuh.
2. Diabetes
Menurut penelitian, risiko terkena diabetes bisa meningkat pada seseorang yang sering tidak tidur di malam hari. Risiko serupa juga bisa terjadi pada orang yang terlalu banyak tidur. Hal ini karena risiko resistensi insulin dapat meningkat pada penderita insomnia, sehingga penderita insomnia cenderung merasakan peningkatan gula darah.
3. Obesitas
Seseorang yang kurang tidur atau seseorang yang terlalu banyak tidur dapat memicu kenaikan berat badan. Menurut hasil penelitian, orang yang tidur kurang dari 7 jam semalam memiliki risiko obesitas lebih tinggi dibandingkan orang yang tidur 7 hingga 8 jam sehari. Saat seseorang begadang di malam hari, nafsu makannya meningkat hingga mereka lebih cenderung makan di kemudian hari saat bangun tidur.
4. Kanker
Mereka yang terbiasa tidur di pagi hari karena harus melakukan beberapa aktivitas di malam hari memiliki risiko lebih tinggi terkena kanker. Hal ini juga didukung oleh hasil beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa sebagian besar penderita kanker cenderung begadang atau tidur kurang dari 7 jam.
5. Sulit berpikir dan berkonsentrasi
Tidur di pagi hari atau kurang tidur dapat membuat Anda sulit fokus bekerja dan sulit berkonsentrasi. Berdasarkan penelitian, jelas bahwa jumlah dan kualitas tidur yang cukup dapat membantu seseorang berpikir lebih jernih, lebih mudah terinspirasi dan memecahkan masalah.
6. Mudah lupa
Ketika tubuh tidak mendapatkan tidur yang cukup dan berkualitas, jaringan otak kekurangan oksigen dan energi untuk memperbaiki jaringan tersebut, yang menyebabkan mudah lupa. Karena saat tubuh beristirahat, ia memperbaiki jaringannya, termasuk sel otak.
Baca Juga: Keajaiban Taman Kebun Tergantung Babilon: Menikmati Pesona Sejarah yang Megah
7. Suasana hati yang tidak stabil
Tidur di pagi hari dapat menyebabkan ketidakstabilan emosi akibat kelelahan, karena kurang tidur malam dapat menyebabkan perubahan suasana hati dan risiko depresi dalam jangka panjang.
Alangkah baiknya untuk tidak meremehkan risiko kesehatan dari tidur di pagi hari. Cobalah untuk mencapai kualitas dan kuantitas tidur yang seimbang setiap hari. Gantilah tidur pagi dengan sesuatu yang lebih bermanfaat, seperti berolahraga, berkebun, membersihkan rumah atau mencuci kendaraan, untuk menghindari efek buruk tidur pagi yang dapat membahayakan kesehatan Anda.*** (AC)
Artikel Terkait
Manfaat Daun Pepaya: Kekayaan Kesehatan dalam Daun Hijau yang Tidak Terduga
Gunung Kelimutu: Keajaiban Keindahan Alam di Flores, Nusa Tenggara Timur
Apakah Minum Kopi Menyebabkan Gigi Kuning?
Menjaga Keseimbangan Emosi di Era Digital: Refleksi Terhadap Perilaku Online Masyarakat Indonesia
Mengatasi Krisis Lingkungan: Langkah-langkah untuk Mencapai Keberlanjutan
Makanan untuk Mengatasi Masalah Darah Rendah: Asupan yang Membantu Menjaga Keseimbangan Tubuh Anda
Ketika Time-Out Tidak Efektif: Membahas Alternatif dalam Mendidik Anak-anak
Membangun Hubungan yang Kuat: Tips dan Trik untuk Menjaga Kedekatan dengan Pasangan Anda
Penyakit Sifilis: Gejala, Penyebab, dan Cara Pengobatannya
Mengubah Gaya Hidup Menuju Lingkungan yang Lebih Ramah: Tips Praktis untuk Masyarakat