Hikmah Jumat : Resepsi Pernikahan yang Menambah Dosa

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 26 September 2025 | 08:08 WIB
KH. Abdul Hamid Husain, Lc., MA. saat di Masjid Bairrahim (ist)
KH. Abdul Hamid Husain, Lc., MA. saat di Masjid Bairrahim (ist)

WartaPesona.com - Jangan resepsi pernikahan menambah dosa, dosa bagi yang mengundang dan juga dosa bagi yang diundang.

Menjamu makan adalah ibadah, amal soleh yang sangat dianjurkan, karena memperkokoh Silatur Rahim dan menggembirakan orang banyak.

Memenuhi undangan pun hukumnya WAJIB, dan menjadi amal soleh pula.

Namun, jika mengadakan acara, resepsi pernikahan, dan ada perjamuan makan dan minum, dan Tuan Rumah tidak menyediakan kursi, meja atau karpet duduk lesehan, sehingga para undangan terpaksa makan minum berdiri, maka Tuan Rumah menanggung dosanya, karena menjadi penyebab melanggar larangan Allaah SWT dan Rasul Nya.

Baca Juga: Kajian Subuh Masjid Baiturrahim: Membahas Transaksi Komersil Qirad dalam Perspektif Syariah

TRUE STORY;

1. Rasuulullaah SAW melarang keras minum berdiri, apa lagi makan berdiri.
Sahabat terdekat Rasuulullaah bernama Anas Bin Malik RA menuturkan ;

أَنَّ النَّبِىَّ -صلى الله عليه وسلم- زَجَرَ عَنِ الشُّرْبِ قَائِمًا. (رواه مسلم )

Arti:
“Sungguh Nabi SAW melarang keras minum sambil berdiri.”
(Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Muslim no. 2024).

2. Hadits lain Menegaskan lagi:

عَنِ النَّبِىِّ -صلى الله عليه وسلم- أَنَّهُ نَهَى أَنْ يَشْرَبَ الرَّجُلُ قَائِمًا. (رواه مسلم)

Arti:
“Sungguh, Nabi SAW melarang keras setiap orang MINUM berdiri.”
Para Sahabat, diantaranya Qataadah RA bertanya;
“Bagaimana dengan MAKAN berdiri?”

Baca Juga: Hkmah : Ubahlah Stress Berlalu Lintas Menjadi Pahala

Sahabat Anas RA menjawab:
“Itu lebih parah dan lebih buruk.”
(Hadits Sahih Riwayah Al-Imam Muslim no. 2024).

3. Rasuulullaah SAW menyuruh agar memuntahkan, minuman atau makanan jika dimakan sambil berdiri. Sedemikian buruknya minum dan makan berdiri:
Rasuulullaah SAW bersabda:

عن ابى هريرة رضى الله عنه قال، قال رسول الله صلى الله عليه وسلم:
لاَ يَشْرَبَنَّ أَحَدٌ مِنْكُمْ قَائِمًا فَمَنْ نَسِىَ فَلْيَسْتَقِئْ.
(رواه مسلم).

Arti:
“Jangan sekali-kali ada di antara kalian minum berdiri. Apabila dia lupa , maka hendaklah dia memuntahkannya"
(Hadits Sahih Riwayah Al-Imam
Muslim no. 2026).

4. Minum dan Makan bediri sangat buruk bagi kesehatan.

Baca Juga: Abu Zayd Al-Balkhi: Pemikir Muslim yang Menyelami Kesehatan Mental Sejak Abad ke-9, Jauh Sebelum Psikologi Modern

POINTERS:

1. Makan dengan berdiri lebih buruk dan lebih berbahaya dari MINUM, karena MAKAN lebih lama dari minum.

2. Jangan Menambah Dosa di Pesta Pernikahan:

Pernikahan adalah acara sakral yang dianjurkan oleh Agama. Maka, jadikanlah perayaan acara pernikahan momentum menambah pahala ibadah amal Soleh dengan menjamu para undangan, bersedekah minuman dan makanan.

Jangan jadikan perjamuan makanan menambah dosa, karena tidak menyediakan kursi, meja atau tikar, sehingga para undangan terpaksa makan munum dengan berdiri.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Syamsi Achdali

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X