Ini dampak cuaca dingin pada kesehatan, dari kulit kering hingga gangguan saluran pernapasan

photo author
Syamsi Achdali, Warta Pesona
- Kamis, 18 Juli 2024 | 18:21 WIB
Cuaca dingin bisa menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan.  (freepik.com/ katemangostar)
Cuaca dingin bisa menyebabkan berbagai macam gangguan kesehatan. (freepik.com/ katemangostar)

WartaPesona.com - Cuaca dingin yang terasa ekstrem seperti yang terjadi akhir-akhir ini, bisa berdampak buruk pada kesehatan. Mulai dari kulit kering, gangguan saluran pernapasan, dan banyak lagi.

Dampak buruk cuaca dingin bagi kesehatan ternyata bisa menimbulkan berbagai masalah seperti kulit kering, gangguan saluran pernapasan, sakit kepala, dan influenza.

Dampak buruk cuaca dingin bagi kesehatan bahkan tidak hanya menimbulkan kulit kering, dan gangguan pernapasan. Namun, juga tidak menutup kemungkinan gangguan kesehatan yang lebih serius.

Dosen Fakultas Kedokteran Departemen Ilmu Kedokteran Dasar Divisi Fisiologi Universitas Pasundan dr Marwan Rosada, M Biomed, menjelaskan saat terpapar udara dingin, tubuh akan mempertahankan panas dengan menyempitkan pembuluh darah (vasokonstriksi) kulit di seluruh tubuh, dan membentuk panas (termogenesis) melalui proses menggigil.

Adapun dampak buruk cuaca dingin bagi kesehatan sangat bergantung pada suhu udara tersebut, dan lama paparannya.

Dokter Marwan menyebut, paparan suhu dingin dapat menyebabkan berbagai kondisi atau gangguan kesehatan seperti kulit kering, gangguan saluran pernapasan, penurunan suhu tubuh, dan bisa menyebabkan penyakit.

Dia menjelaskan, paparan udara dingin bisa menyebabkan penurunan suhu tubuh karena hilangnya panas tubuh, dan penyempitan pembuluh darah terutama di daerah ekstremitas seperti kaki dan tangan.

"Akibatnya, kaki dan tangan terasa lebih dingin. Risiko hipotermia atau suatu kondisi suhu tubuh di bawah normal kurang dari 35 derajat Celcius juga bisa terjadi jika paparan suhu dingin berlangsung ekstrem atau berkepanjangan," kata dr Marwan, dikutip dari situs unpas.ac.id, Kamis (18/7/2024).

Sementara itu, cuaca dingin juga bisa menyebabkan kulit kering karena udara yang dingin cenderung memiliki kelembapan yang rendah.

Hal tersebut menyebabkan kulit kehilangan kadar air, sehingga kulit lebih rentan kering. Selain itu, paparan langsung angin yang dingin juga bisa menghapus lapisan pelindung minyak pada kulit, sehingga membuat kulit terasa lebih kaku dan pecah-pecah.

Adapun masalah saluran pernapasan yang juga bisa terjadi akibat cuaca dingin, disebabkan karena udara yang dingin menyebabkan pembuluh darah di saluran napas menyempit.

Kondisi demikian, menurutnya bisa menimbulkan napas terasa lebih sulit. Kecuali itu, kelembapan yang rendah juga menyebabkan saluran napas menjadi kering dan iritasi.

Selain bisa menimbulkan berbagai gangguan kesehatan, dr Marwan juga menyebut jika cuaca dingin bisa pula menyebabkan terjadinya berbagai penyakit.

Beberapa penyakit yang mungkin bisa terjadi akibat cuaca dingin, antara lain influenza, rhinitis alergi, asma, hingga urtikaria.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

X