WartaPesona.com - Kata Minal Aidin Wal Faizin dan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum seringkali menjadi ucapan umat muslim saat Hari Raya Idul Fitri.
Biasanya, kata tersebut digunakan untuk mengucapkan sesama umat muslim saling berminta maaf satu sama lainnya.
Kata Minal Aidin Wal Faidzin dan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum, biasanya juga dilengkapi dengan ucapan-ucapan yang penuh makna.
Lalu, apa itu kata Minal Aidin Wal Faidzin dan Taqabbalallahu Minna Wa Minkum? Berikut informasi lengkapnya.
Baca Juga: Bungkam Brighton di Kandangnya Arsenal Kudeta Liverpool Dipuncak
Seperti yang diketahui, kata ‘Minal Aidin Wal Faizin’ artinya orang-orang yang kembali dan orang-orang yang menang. Tetapi, arti kalimat tersebut adalah kalimat ringkasan atau sederhana dari ucapan selamat yang dilakukan para Nabi.
Arti kata ‘Minal Aidin Wal Faizin’ berasal dari potongan doa ja'alanallahu minal aidin wal faizin, yang artinya semoga Allah menjadikan kita termasuk dalam golongan orang yang kembali dan orang-orang memperoleh kemenangan.
Berdasarkan riwayat kisah, kata ‘Minal Aidin Wal Faizin’ sudah ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW ketika merayakan Hari Raya Idul Fitri.
Tradisi ini, sudah dilakukan para sahabat Nabi ketika merayakan Hari Raya Idul Fitri, dengan mengucapkan kalimat tahni’ah kepada sesama umat muslim lainnya, mengatakan “Taqabbalallahu minna wa minkum.”
Kalimat Tahni’ah merupakan perbuatan terpuji yang sangat disukai untuk diucapkan antar sesama muslim, namun alasanya dengan Tahni’ah umat muslim akan saling menumbuhkan rasa cinta, rasa sayang dan rasa peduli.
Baca Juga: Manchester City Menang Meyakinkan Atas Crystal Palace, Kini Berjarak 1 Poin dari Puncak Klasemen
Sedangkan, arti kata ‘taqabbalallahu minna wa minkum’ artinya semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah umat muslim.
Ucapan ini, biasanya disatukan dengan kalimat lainnya, yakni ‘shiyamana wa shiyamakum, kullu ‘amin wa antum bikhair’, sehingga ucapan lengkap saat mengucapkan Hari Raya Idul Fitri adalah ‘Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum, kullu ‘amin wa antum bikhair’.
Jadi, arti ‘Taqabbalallahu minna wa minkum shiyamana wa shiyamakum, kullu ‘amin wa antum bikhair’ adalah semoga Allah menerima amal ibadah kami dan amal ibadah kalian semua, semoga Allah menerima puasa kita dan setiap tahun semoga kita senantiasa dalam kebaikan.
Artikel Terkait
Resep Sagu Keju Pandan, Kue Lebaran yang Harum dan Lumer di Mulut
Gak Cuma Opor, 5 Makanan Lebaran Khas Indonesia ini Juga Punya Rasa yang Lezat
Lebaran dan Tradisi Ziarah Kubur: Mengenang Jasa Leluhur
Makna di Balik Tradisi Mudik Lebaran: Mempererat Tali Persaudaraan
5 Rekomendasi Pantai di Lampung Untuk Wisata Lebaran, Keindahannya Bikin Gak Mau Pulang