Ia juga menegaskan bahwa forum tersebut akan difasilitasi secara terbuka, bermartabat, dan bertanggung jawab, bukan untuk mencari pembenaran pribadi, melainkan demi menghadirkan kebenaran kepada publik.
“Ini bukan soal menang atau kalah, tapi tentang amanah dan kejujuran,” tandasnya.
Hingga artikel ini ditulis, belum ada tanggapan lanjutan dari kedua belah pihak terkait realisasi undangan tabayyun terbuka tersebut.
Publik pun masih menanti klarifikasi langsung dari kedua figur untuk memastikan duduk perkara polemik wakaf Al-Qur’an yang kini menjadi sorotan luas di media sosial. *****
Artikel Terkait
Prabowo di Hadapan Warga NU : Pemberantasan Korupsi Harga Mati
Jelang Ramadan, Pembangunan Huntara di Sumbar Dipercepat Pemerintah
Pemulihan Pascabencana, Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut Perbaikannya
Belum Punya Hunian Layak, Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Jalani Hari di Tenda Darurat