Bantah Isu Mark Up Wakaf Al-Qur’an, Taqy Malik Ungkap Bukti Video Harga Asli 80 Riyal dari Pedagang Nabawi

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Rabu, 18 Februari 2026 | 10:51 WIB
Dituding Mark Up Wakaf Al-Quran, Taqy Malik Kini Layangkan Undangan Tabayyun Secara Terbuka ke Randy Permana - WartaPesona.com (Tribunnewssultra.com)
Dituding Mark Up Wakaf Al-Quran, Taqy Malik Kini Layangkan Undangan Tabayyun Secara Terbuka ke Randy Permana - WartaPesona.com (Tribunnewssultra.com)

WartaPesona.com – Sebagian publik di media sosial (medsos) tengah ramai menyoroti dugaan mark up atau penggelembungan harga dalam program wakaf mushaf Al-Qur’an yang dilakukan di Tanah Suci.

Isu tersebut mencuat setelah adanya tudingan yang diarahkan kepada pendakwah sekaligus figur publik, Taqy Malik, terkait harga mushaf Al-Qur’an yang dinilai tidak wajar.

Kontroversi ini bermula dari unggahan Randy Permana melalui akun Instagram @paparich666 pada pekan lalu.

Dalam unggahannya, Randy mempertanyakan selisih harga mushaf yang disebut-sebut mencapai 80 Riyal, yang menurutnya jauh lebih tinggi dibandingkan harga pasaran Al-Qur’an di Makkah dan Madinah.

Randy bahkan menyebut bahwa selama bertahun-tahun bepergian ke Arab Saudi, ia tidak pernah menemukan mushaf Al-Qur’an dengan harga setinggi itu.

Pernyataan tersebut kemudian memantik perdebatan luas di kolom komentar serta memicu beragam spekulasi warganet terkait transparansi program wakaf yang dijalankan Taqy Malik.

Baca Juga: Belum Punya Hunian Layak, Warga Desa Sekumur Aceh Tamiang Jalani Hari di Tenda Darurat

Taqy Malik Angkat Bicara

Menanggapi tudingan tersebut, Taqy Malik akhirnya memberikan klarifikasi secara terbuka.

Melalui unggahan video di Instagram Story akun pribadinya @taqy_malik pada Rabu, 18 Februari 2026, Taqy membagikan momen saat dirinya bertanya langsung kepada seorang pedagang mushaf Al-Qur’an di area depan Masjid Nabawi.

Dalam video tersebut, Taqy terdengar menanyakan harga satu mushaf yang dijual di lokasi tersebut.

Pedagang kemudian menjawab bahwa harga satu mushaf adalah 80 Riyal.

“Saya lagi nanya iseng sama abang yang di depan Nabawi, berapa harga mushaf sekarang,” ujar Taqy dalam video tersebut.
“Dia bilang 80 Riyal. Bukan saya yang bilang. Tapi lucu ya, dipelintir dan diframing seolah saya yang menetapkan harga segitu,” sambungnya.

Taqy menegaskan bahwa video tersebut ia unggah sebagai bentuk klarifikasi sekaligus bantahan atas tudingan bahwa dirinya melakukan penggelembungan harga demi keuntungan pribadi.

Baca Juga: Pemulihan Pascabencana, Sekolah dan Pesantren di Sumbar Dikebut Perbaikannya

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Pilu Uya Kuya: Rumah Dijarah, Kenangan Anak Hilang

Selasa, 30 September 2025 | 07:41 WIB
X