WartaPesona.com - Sandiaga Uno, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, menyebutkan bahwa kolaborasi antara Muslimtech dan MES DKI Jakarta dapat mendorong pertumbuhan ekonomi syariah seiring dengan kemajuan teknologi.
Hal ini diungkapkan melalui acara Talkshow Kajian Ekonomi Series 09 dengan tema 'Muslimtech Siapkan Layanan Bisnis Berbasis Teknologi' yang diadakan di Rumah Dinas Menparekraf, Jakarta Selatan, yang diselenggarakan bersama Yayasan Indonesia Setara pada Jumat, 14 April 2023.
Sandiaga Uno memberikan semangat kepada pelaku industri teknologi syariah yang dihadapkan dengan kondisi 'tech winter', yang mengakibatkan pengurangan dana di perusahaan-perusahaan besar. Namun, ia tetap menunjukkan beberapa inovasi terbaru yang berkaitan dengan Muslimtech dan Ekonomi Syariah.
Sandiaga juga mendukung pengusaha pemula untuk terjun di dunia bisnis teknologi syariah, karena keberhasilan bukan hanya ditandai dengan memperbesar skala bisnis, tetapi juga menciptakan dampak sosial yang baik dan mengikuti prinsip-prinsip ekonomi syariah.
Sebagai menteri yang memiliki latar belakang sebagai pengusaha, Sandiaga berkomitmen untuk memberikan pembinaan guna mencapai target kebangkitan ekonomi.
Sementara itu, Ketua Umum MES DKI Jakarta, Tito Maulana, menambahkan bahwa kehadiran Mes DKI Jakarta dalam kolaborasi tersebut bertujuan untuk memperkuat ekonomi syariah dan mendorong perkembangan ekonomi umat melalui penerapan teknologi syariah yang membumikan prinsip-prinsip ekonomi syariah.
Baca Juga: Menparekraf Sandiaga Uno: JakCloth Lebaran 2023 Akan Membangkitkan Ekonomi Pasca Pandemi
Dalam acara talkshow tersebut, Billtraviano Harda, Pendiri dan CEO DOT Indonesia, menjadi narasumber pertama. DOT Indonesia merupakan perusahaan IT yang fokus pada solusi IT yang disesuaikan dengan kebutuhan klien menggunakan metodologi Agile. Mereka melayani perusahaan yang telah mapan dan startup dengan pelayanan premium dan pengalaman yang baik.
Acara talkshow ini dipandu oleh Sandiaga Uno dan menampilkan narasumber kedua, yaitu Arya Budi Nugraha, Pendiri dan Chief Onboarding & Growth GREDU.
GREDU merupakan inisiatif digitalisasi sekolah yang lahir pada tahun 2016 dengan tujuan untuk mengatasi masalah-masalah yang sering terjadi pada sekolah konvensional.
Baca Juga: Menteri Sandiaga Uno dan Presiden PKS Melihat Langsung Kreativitas Petani Milenial di Karawang
GREDU percaya bahwa dengan digitalisasi sekolah, kolaborasi yang lebih aktif dapat terjadi antara semua pihak, serta dapat memperbaiki kualitas pendidikan.
Narasumber ketiga adalah Kevin Syahrizal, Co-Founder & Chief Executive Officer SHAFIQ. SHAFIQ merupakan platform Crowdfunding Syariah untuk sekuritas, yang memungkinkan investor untuk berinvestasi dengan mudah, aman, terpercaya, dan halal.
Mereka juga membantu pelaku usaha untuk mendapatkan pendanaan sesuai dengan prinsip-prinsip syariah Islam.
Artikel Terkait
3 Strategi Karir Tanpa Menjadi Wokaholic, Perempuan Wajib Tahu!
Informasi Terbaru: Gempa Bumi Magnitudo 6,6 Guncang Wilayah Tuban, Jawa Timur Hari Ini
Lama Tak Terdengar Kabarnya, Celine Dion Kembali Merilis Lagu “Love Again” Setelah Sakit Saraf!