WartaPesona.com - Presiden Jokowi (Joko Widodo) mengungkap 85 pekerjaan akan hilang di tahun 2025, seiring masifnya penerapan teknologi digital, dan otomasi di sektor industri. Sementara itu, gig economy diperkirakan akan menjadi tren.
Menurut Presiden Jokowi tak hanya teknologi digital dan otomasi di sektor industri, penyebab 85 pekerjaan hilang di tahun 2025 juga karena perlambatan ekonomi global.
Presiden Jokowi menegaskan, hilangnya 85 pekerjaan pada 2025 akibat masifnya teknologi digital dan otomasi sektor industri, akan semakin mempersempit lapangan pekerjaan.
Di sisi lain, perlambatan ekonomi global juga diperkirakan masih akan terjadi, sehingga gig economy akan menjadi tren di masa mendatang.
Gig economy atau ekonomi serabutan adalah sebuah sistem yang memungkinkan perusahaan memilih mempekerjakan karyawan paruh waktu, untuk mengurangi risiko ketidakpastian global.
Dengan begitu, sistem gig economy memungkinkan seseorang bekerja di dua atau lebih tempat pekerjaan.
“Ini trennya kita lihat menuju ke sana," kata Presiden Jokowi, dikutip dari situs setkab, Kamis (19/9/2024).
Presiden Jokowi mengungkapkan semua itu, dalam sambutan acara pembukaan Kongres Ikatan Sarjana Ekonomi Indonesia (ISEI) XXII, dan Seminar Nasional 2024 di Kota Surakarta, Jawa Tengah, Kamis (19/9).
Kongres ISEI XXII, dan Seminar Nasional 2024 di Kota Surakarta akan berlangsung hingga Jumat 20 Oktober, mengangkat tema 'Memperkuat Fondasi Transformasi Ekonomi dan Kebijakan Publik yang Inklusif dan Berkelanjutan'.
Presiden Jokowi didampingi sejumlah menteri, membuka secara resmi Kongres ISEI XXII tersebut pada Kamis (19/9) siang.
Dalam sambutan pembukaannya itulah Presiden Jokowi mengingatkan semakin sempitnya lapangan pekerjaan di masa mendatang.
Artikel Terkait
Memberdayakan UMKM: Kunci Menuju Ekonomi Indonesia yang Tangguh
Kolaborasi Thailand dengan Kadin Surabaya dalam Bidang Ekonomi
Indonesia dan India Eksplorasi Investasi Ekonomi Digital di Sektor Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Menparekraf Mendorong Tabanan untuk Menguatkan Ekosistem Ekonomi Kreatif Melalui Uji Petik PMK3I
Inflasi: Tantangan Ekonomi yang Perlu Diwaspadai
Potensi ekonomi tahun 2025 di Yogyakarta, dari pariwisata, pertanian, dan UMKM akan jadi sektor unggulan
Prabowo Subianto tekankan urgensi kerja sama ekonomi Indonesia-Prancis
Ekonomi digital diproyeksi tumbuh empat kali lipat pada 2030, OJK-BI diminta tingkatkan perlindungan data
Kata Airlangga Hartarto, nilai ekonomi kreatif di 2023 capai Rp1,4 Triliun dan sediakan 22 juta lapangan pekerjaan
Kata Presiden Jokowi, konsep pengembangan ekonomi di IKN sesuai Asta Cita Prabowo-Gibran