"Pemerintah telah memberikan ruang bagi Hindu untuk memanfaatkan Candi Prambanan dalam kepentingan agama, sekarang saatnya kita tunjukkan komitmen dan soliditas bersama dalam menjaga kesucian dan kelestariannya" ungkapnya.
Dirjen Duija juga menegaskan bahwa pihaknya sangat terbuka dengan aspirasi dan masukan dari umat untuk mewujudkan layanan prima. "Keterbukaan akses Candi Prambanan untuk peribadatan ini baru kita dapatkan, tentunya masih ada hal-hal yang perlu diadaptasikan, untuk itu Bimas Hindu sangat terbuka dengan masukan dari umat," tuturnya.
Turut hadir dalam persembahyangan Ketua Umum Pengurus Harian PHDI Pusat, Ketua Umum PSN, Direktur Urusan Agama Hindu Bimas Hindu, Pembimas Hindu DI Yogyakarta, dan tokoh-tokoh umat Yogyakarta dan Jawa Tengah.
Editor: Anne Ardianti
Sumber: Kemenag RI
Artikel Terkait
Gus Men : Alhamdulillah Misi Haji 2023 Dimulai. Kuota Haji Sebesar 221.000 Jemaah dan Tanpa Pembatasan Usia
Digelar Muktamar Haji di Saudi, Ulama Indonesia: Kemungkinan Penyembelihan Hewan Dam di Tanah Air
Komitmen Itjen Kemenag dan Baznas Untuk Perkuat Pengawasan Organisasi Pengelola Zakat
Haji Pintar Dapat Penghargaan Sebagai Aplikasi Haji Terbaik oleh Menteri Saudi, Simak Informasinya
Menteri Agama Usul Pembebanan Biaya Haji 2023 Sebesar 70% Kepada Jamaah dengan Pertimbangkan Prinsip Keadilan