Keterangan itu disampaikan langsung oleh Deputi Protokol, Pers dan Media Sekretariat Presiden, Bey Machmudin.
"Presiden ngobrol dan terakhir presiden sendiri yang minta. 'Kita ajak jalan-jalan saja, kasihan nunggu masih lama'," ujarnya menirukan instruksi Jokowi.
"Ini menunggu delegasi negara, waktunya mundur 1-1,5 jam. Jadi media resmi setiap negara ini diajak menunggu di ruang tunggu," ucap Bey Machmudin menambahkan.
Lebih lanjut, dia menegaskan bahwa media asing tersebut memang menjadi media resmi untuk mengambil foto dari setiap delegasi negara.
"Jadi sebetulnya bukan mengundang media asing tapi mereka media resmi yang mengambil foto delegasi setiap negara," kata Bey Machmudin.
Jokowi turut menjelaskan mengenai Taman Tahura kepada para perwakilan media. Dalam momen itu, Jokowi pun tidak sendirian.
Dia turut didampingi oleh Gubernur Bali, I Wayan Koster, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Siti Nurbaya Bakar, serta Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat, Basuki Hadimuljono.
Sebelum agenda penanaman mangrove dilakukan oleh berbagai delegasi negara, Jokowi ikut mengecek terlebih dahulu sejumlah bibit tanaman bakau.***
(Eka Alisa Putri/Pikiran-rakyat.com) (AA)
Artikel Terkait
Jelang KTT G20 Bali TNI AL Siap Siaga Puluhan Kapal Perang Siap-siap Berjaga Di Perairan
Indonesia Optimis Datangkan Dampak Positif Di KTT G20 Bali Usai Habiskan Anggaran Negara Rp526 Miliar
Tuai Pujian Presidensi G20 Indonesia Di Bawah Jokowi, Presiden Dewan Eropa Charles Michel :Sangat Baik
Media China Beritakan G20 di Bali, Keramahan Orang Indonesia Jadi Perbincangan Simak Penjelasannya
G20 Bali Resmi Ditutup Indonesia Langsung Serahkan Tongkat Kepemimpinan ke India, Simak Penjelasannya