Pasalnya, KTT G20 tahun ini digelar dalam sejumlah krisi di hampir seluruh negara di dunia.
"Presidensi kali ini memang terberat dalam sejarah G20, dan Indonesia akan bekerja keras," katanya.
Sementara itu, menurut pengamat politik Ikrar Nusa Bhakti menilai bahwa Presidensi Indonesia dalam G20 tersebut dapat meningkatkan kepercayaan internasional kepada Tanah Air.
"Apa keuntungannya bagi Indonesia? Salah satunya, kepercayaan internasional kepada Indonesia meningkat," ujarnya.
Meningkatnya kepercayaan internasional tersebut sudah dapat terlihat melalui sejumlah momen. Salah satunya, dengan sikap para pemimpin dunia yang sering melakukan komunikasi dengan Jokowi.
"Presiden Jokowi, di berbagai stasiun televisi mengatakan, dulu kita tengah-tengah, dipandang sangat baik oleh negara-negara Barat atau oleh Rusia. Tapi sekarang, banyak pemimpin negara itu menelepon saya," ucapnya.***
(Egista Hidayah/Pikiran-rakyat.com) (AA)
Artikel Terkait
Joe Biden Disambut Oleh Sandiaga Uno, Menjelang KTT G20 Sejumlah Pemimpin Negara Mendarat Di Bali
Jelang KTT G20 Bali TNI AL Siap Siaga Puluhan Kapal Perang Siap-siap Berjaga Di Perairan
Indonesia Optimis Datangkan Dampak Positif Di KTT G20 Bali Usai Habiskan Anggaran Negara Rp526 Miliar
Pakai Maskapai Batik Air Koper Kaesang Pangarep Nyasar ke Medan, Kaesang : Koperku Butuh Healing
Peresmian Sheikh Zayed Grand Mosque Solo, Ganjar Pranowo : Semoga Masjid Ini Menjadi Center Of Excellence