Seluruh korban meninggal dunia telah diserahkan kepada keluarganya masing-masing.
"(Jenazah) sudah dibawa semua, baik yang menuju dua ke luar kota, satu ke Garut dan satu ke Cirebon. Sementara yang 8 orang lainnya itu di sekitar Kota Bekasi," ujarnya.
Insiden kecelakaan maut di Bekasi tersebut akhirnya membuat Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) Abdul Muhaimin Iskandar atau yang akrab disapa Cak Imin turut buka suara.
Ia mengatakan bahwa kecelekaan yang disebabkan oleh truk berukuran besar itu bukan pertama kalinya terjadi.
Baca Juga: Sandiaga Uno : Padukan Keindahan Pegunungan dan Pantai, Desa Wisata Tepus Masuk 50 Besar ADWI 2022
"Ingatan kita tentu belum kering saat kecelakaan yang melibatkan truk besar di Balikpapan. Lalu di Cibubur, ini kejadian lagi di Bekasi,” ucapnya.
Lebih lanjut, Cak Imin pun meminta agar Kementerian Perhubungan segera meninjau ulang agar truk-truk besar dapat beroperasi pada waktu-waktu tersentu.
"Saya minta pemerintah, Kemenhub dan pihak terkait segera mengevaluasi jam operasional truk besar. Terutama di kawasan padat," ujarnya.
"Misalnya jam operasional diatur malam, jam 10 malam sampai jam 5 pagi. Saya kira ini bisa dipertimbangkan, di samping pengecekan kondisi truk secara berkala," katanya.***
(Egista Hidayah/Pikiran-rakyat.com) (AA)
Artikel Terkait
Profil Presiden Uni Soviet Michael Gorbachev yang Wafat : Sukses Damaikan Perang Dingin Namun Uni Soviet Pecah
Profil Kuat Ma'ruf yang Diduga Berselingkuh dengan Putri Candrawathi Istri Ferdy Sambo : Profesi ART dan Sopir
Kecelakaan Maut Truk Menabrak Tiang BTS di Bekasi 10 Orang Tewas, 7 Diantaranya Anak SD Usai Pulang Sekolah
Ridwan Kamil Beberkan Fakta Terkait Kasus Ratusan Mahasiswa Bandung HIV, Usulan Wagub Poligami : Tidak Setuju
Innalillahi ... Ya Allah ...Keluarga Korban Kecelakaan Maut Kranji Bekasi Saksikan Detik-detik Anaknya Tewas