berita

Gerhana Matahari Hibrida Tiba! Apa Dampaknya Untuk Bumi?

Selasa, 18 April 2023 | 09:15 WIB
Gerhana hibrida adalah jenis gerhana matahari yang terlihat seperti gerhana matahari annular atau gerhana matahari total, bergantung pada lokasi pengamat di sepanjang jalur gerhana pusat. (timeanddate.com)

Baca Juga: 7 Ciri-ciri Orang Ekstrovert: Apakah Kamu Salah Satunya?

Oleh karena itu, tidak mungkin mengalami gerhana matahari annular dan total selama acara hybrid, kamu harus membuat pilihan.


Mengapa Gerhana Matahari Hibrida Ini Terjadi?


Karena kelengkungan Bumi dan kedekatan bulan dengan jarak yang dibutuhkan bayangan umbral untuk mencapai Bumi, gerhana matahari hibrida terjadi.


Gerhana matahari annular akan terjadi karena bulan berada pada jarak yang sempurna dari Bumi untuk puncak bayangannya yang berbentuk kerucut terletak sedikit di atas permukaan Bumi pada awal dan akhir jalur gerhana.

Baca Juga: Biji Ketapang: Kue Lebaran Legendaris dari DKI Jakarta yang Tak Boleh Terlewatkan, Ini Resepnya


Namun, karena wilayah planet itu sedikit lebih dekat ke bulan di tengah jalur gerhana, puncak bayangan umbral bulan menghantam permukaan bumi di sana.


Kapan Gerhana Bulan Hibrida Terjadi?


Gerhana matahari hibrida berikutnya akan terjadi di belahan bumi selatan pada 20 April 2023. Di dua tempat yang ditentukan, keduanya jauh di laut, akan berubah dari annular menjadi total dan kembali lagi.

Baca Juga: Manfaatkan Media Sosial untuk Sukses Pasarkan Produk: Dorongan Menparekraf bagi Pengusaha Muda


Akibatnya, Papua Barat (1 menit 9 detik), Timor Leste (1 menit 14 detik), dan Semenanjung Exmouth di Australia Barat (hingga 1 menit) akan menjadi satu-satunya lokasi yang akan melihat gerhana matahari total.*** (NAZ)

 

 

Penulis : Niken Ayu Zahra 

Halaman:

Tags

Terkini

KPK Tangkap Bupati Langkat Syah Afandin

Jumat, 3 Juli 2026 | 08:56 WIB