WartaPesona.com – Peluru kendali (Rudal) Rusia menghancurkan sistem pertahahan milik Ukraina di Ibu Kota Kiev, Senin 6 Juli 2026 malam waktu setempat.
Rudal Rusia itu dilaporkan mengenai lokasi penyimpanan sistem pertahanan udara S-300.
Rekaman video yang beredar luas memperlihatkan ledakan beruntun di beberapa titik, memicu kepanikan warga dan menambah daftar panjang korban sipil.
Baca Juga: Merenungkan Pemakanan Imam Ali Khamenei dan Legitimasi Memorial
Belum ada konfirmasi independen mengenai tingkat kerusakan maupun jumlah sistem yang terdampak.
Serangan ini menyoroti kerentanan Ukraina terhadap Rudal balistik Rusia, terutama di tengah keterbatasan cadangan sistem pertahanan Patriot mereka.
Pemerintah Ukraina membutuhkan dukungan lebih besar dari sekutu untuk memperkuat pertahanan udara.
Situasi tersebut makin menegaskan bahwa konflik Rusia melawan Ukraina memasuki fase berbahaya dengan risiko besar terhadap stabilitas regional.
Perang Rusia melawan Ukraina pecah 24 Februari 2022 pukul 05:00 waktu Eropa Timur atau 10:00 WIB.
Baca Juga: Mengapa Manusia Suka Menonton Sepak Bola?
Presiden Rusia Vladimir Putin mengumumkan operasi militer khusus. Beberapa menit kemudian Rudal dan serangan udara dimulai ke seluruh Ukraina termasuk Kiev diikuti serangan darat dari Belarus, Krimea, Donetsk, dan Luhansk.***
Sumber:
1. Reuters – Russian missile strike hits Kyiv, casualties reported
2. BBC News – Russia launches mass missile and drone attack on Kyiv
3. Al Jazeera – Ukraine pleads for more air defence after deadly Russian strike
4. Defence Industry Europe – Russian drone and missile attack on Kyiv
5. The Guardian – Kyiv rocked by Russian missile strikes amid escalating conflict