WartaPesona.com - Sebuah video yang memperlihatkan empat anak buah kapal (ABK) warga negara Indonesia (WNI) disandera oleh bajak laut Somalia viral di media sosial.
Dalam video yang diunggah oleh akun Instagram @berita061, terlihat ABK asal Indonesia duduk dikawal oleh bajak laut bersenjata api yang berkalung peluru di tubuh mereka.
Menurut narasi di video terebut, empat ABK yang bekerja di kapal tanker MT Honour 25 mendesak pemerintah dan perusahaan tempat bekerja agar segera mengevakuasi mereka.
Baca Juga: Turis Asal Belanda Napak Tilas Leluhur Mereka Yang Bangun Rel Kereta Kuantan Singingi-Sijunjung
Kapal tanker tersebut dibajak kelompok bersenjata di kawasan perairan Hafun, Somalia sejak 22 April 2026.
Chief Officer MT Honour 25, Wahudinanto, menyatakan, seluruh awak kapal membutuhkan bantuan logistik secara cepat.
Menurutnya, cadangan makanan di atas kapal kian memprihatinkan. Mereka sekarang hanya makan nasi rebus satu kali dalam 24 jam dengan mengonsumsi air tangki yang kotor untuk bertahan hidup.
Kapal MT Honour 25 diketahui membawa total 16 ABK yang empat di antaranya WNI, 10 asal Pakistan, serta masing-masing satu asal India dan Myanmar.
Selain Wahudinanto, tiga WNI lain yang turut disandera diidentifikasi sebagai Ashari Samadikun selaku kapten, Adi Faizalselaku second officer, dan Fiki Mutakin.
Selain kru asal Indonesia, perwakilan ABK dari Pakistan juga menyampaikan permintaan serupa kepada pemerintah mereka.
Mereka mendesak pemerintah mengambil langkah negosiasi agar seluruh sandera dibebaskan oleh bajak laut.***