Data tersebut menunjukkan besarnya tantangan pemulihan yang masih harus dihadapi pemerintah daerah dan pusat.
Pemerintah Siapkan Ribuan Hunian Sementara
BNPB mencatat, hingga 14 Januari 2026, pemerintah merencanakan pembangunan 2.299 unit hunian sementara (huntara) yang akan tersebar di berbagai kecamatan di Aceh Tamiang.
Hunian sementara ini diperuntukkan bagi kepala keluarga yang rumahnya mengalami kerusakan berat, hanyut, atau hilang akibat bencana.
Lokasi pembangunan huntara akan terpusat di 10 titik, dengan fasilitas pendukung seperti MCK, jaringan listrik, klinik kesehatan, hingga taman bermain untuk anak-anak.
BNPB menyebut beberapa titik huntara telah mulai dibangun sejak awal Januari 2026 dan ditargetkan rampung pada akhir Januari, sehingga warga dapat segera menempati sebelum memasuki bulan Ramadan.
Meski demikian, hingga hunian tersebut benar-benar bisa ditempati, sebagian warga Kampung Durian masih harus bertahan di tempat pengungsian darurat, termasuk di area kuburan Tionghoa, demi keselamatan keluarga mereka. *****
Baca Juga: Haru di Posko Kesehatan, Seorang Ayah Berjuang Cari Obat demi Kesembuhan Anaknya