berita

Terdesak Pascabanjir, Warga Aceh Tamiang Mengungsi di Kuburan Tionghoa usai Minta Izin Ahli Waris

Selasa, 20 Januari 2026 | 15:00 WIB
Warga Aceh Tamiang Tinggal di Kuburan Tionghoa, Minta Izin pada Keluarga Ahli Waris jadi Tempat Pengungsian - WartaPesona.com (SiarIndo.com)

“Rumahnya ada yang roboh, ada yang masih berlumpur. Lumpur mau dibuang ke mana juga kami bingung. Kami nggak tahu sampai kapan harus tinggal di sini,” imbuhnya.

Warga tersebut juga mengucapkan terima kasih kepada keluarga ahli waris yang telah mengizinkan area makam digunakan sebagai tempat berteduh sementara.

“Terima kasih sebelumnya, Pak, atas izinnya,” sambungnya.

Baca Juga: Sekolah Rusak Diterjang Banjir, Bocah Agam Sumbar Tetap Simpan Harapan Bisa Belajar Kembali

Bertahan Sejak Desember, Menunggu Kepastian Hunian

Diketahui, sebagian warga Kampung Durian telah bertahan di area kuburan Tionghoa sejak Desember 2025.

Selama itu pula mereka menunggu kejelasan pembangunan hunian sementara maupun hunian tetap dari pemerintah.

Selain keterbatasan tempat tinggal, warga juga mengeluhkan minimnya fasilitas dasar seperti sanitasi, penerangan, dan akses air bersih di lokasi pengungsian darurat tersebut.

Kondisi ini membuat kehidupan sehari-hari para pengungsi semakin berat, terutama bagi anak-anak dan lansia.

Baca Juga: Aksi Kemanusiaan Togap MCI di Aceh Tamiang, Masak dan Berbagi untuk Korban Banjir

Ribuan Rumah Rusak di Aceh Tamiang

Sementara itu, berdasarkan data Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), dampak banjir bandang di Kabupaten Aceh Tamiang tergolong sangat parah.

Tercatat sekitar 37.888 unit rumah mengalami kerusakan dengan rincian :

  • 15.174 unit rusak ringan

  • 9.366 unit rusak sedang

  • 8.509 unit rusak berat

  • 4.839 unit rumah rusak berat hanyut (RBH)

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB