berita

Sekolah Rusak Diterjang Banjir, Bocah Agam Sumbar Tetap Simpan Harapan Bisa Belajar Kembali

Selasa, 20 Januari 2026 | 14:13 WIB
Bocah di Sumatera Barat berharap bantuan untuk sekolahnya usai bangunan rusak diterjang banjir bandang - WartaPesona.com (ArahPublik)

WartaPesona.com - Di beberapa wilayah, derasnya arus air bahkan menyeret gelondongan kayu besar dan material bebatuan yang kemudian menimbun bangunan sekolah.

Akibatnya, proses belajar mengajar terpaksa dihentikan sementara atau dipindahkan ke lokasi darurat dengan fasilitas yang sangat terbatas.

Salah satu kisah yang mencerminkan kondisi tersebut datang dari Kabupaten Agam, Sumatera Barat.

Seorang siswi bernama Khaira, murid SDN 14 Labuah, Sungai Batang, Kecamatan Tanjung Raya, membagikan cerita pilu tentang kerinduannya untuk kembali belajar di sekolahnya yang kini rusak parah.

Sekolah Rusak Parah Diterjang Banjir Bandang

Dalam sebuah video yang diunggah akun Instagram @ajo_wayoik, Khaira memperlihatkan langsung kondisi sekolahnya yang hancur diterjang banjir bandang.

Bangunan sekolah tampak tertimbun tanah dan bebatuan, sementara gelondongan kayu besar masih terlihat berserakan di sekitar lokasi.

Lumpur sisa banjir tampak mengering dan meninggalkan bekas ketinggian air yang nyaris mencapai atap bangunan.

Hanya sebagian kecil struktur sekolah yang masih terlihat utuh, sementara ruang kelas yang biasa digunakan kini tak lagi layak untuk kegiatan belajar.

Khaira menceritakan bahwa sejak bencana terjadi, ia dan teman-temannya tidak lagi bisa bersekolah di gedung utama.

Baca Juga: Aksi Kemanusiaan Togap MCI di Aceh Tamiang, Masak dan Berbagi untuk Korban Banjir

Belajar di Shelter Darurat

Untuk sementara waktu, kegiatan belajar mengajar dipindahkan ke shelter darurat yang disiapkan bagi warga terdampak bencana.

Namun, keterbatasan fasilitas membuat proses belajar jauh dari kata ideal.

“Kelas 4, sekarang sekolah di shelter. Sekelas 14 orang dan muat semua di shelter,” ujar Khaira dalam video tersebut, dikutip pada Minggu, 18 Januari 2026.

Shelter yang digunakan sebagai ruang kelas bersifat sementara dan memiliki ruang yang terbatas.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB