Baca Juga: Basarnas Tutup Operasi SAR Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Pencarian Dilanjutkan Secara Mandiri
Minta Foto Jenazah Dihapus demi Perasaan Keluarga
Dalam kesempatan yang sama, Dhani juga menyampaikan permintaan khusus kepada publik, khususnya pengguna media sosial,
agar menghapus foto-foto jenazah Ali yang beredar saat proses evakuasi.
Permintaan tersebut disampaikan demi menjaga perasaan keluarga serta menghormati almarhum.
“Kami mohon dengan sangat, bagi yang mengunggah foto-foto jenazah anak kami saat evakuasi, kiranya bisa dihapus,” ujarnya.
Sikap Ikhlas Ayah Ali Tuai Pujian Warganet
Unggahan video tersebut hingga kini telah ditonton lebih dari 1,8 juta kali dan menuai ribuan komentar.
Banyak warganet memuji sikap ikhlas dan kebesaran hati keluarga Ali, terutama di tengah beredarnya spekulasi dan tudingan miring terhadap Himawan.
Beberapa komentar warganet di antaranya berbunyi:
“Bapaknya se-ikhlas itu, netizen malah suudzon ke mana-mana.”
“Bapaknya baik banget, ikhlas dan tidak menyalahkan siapa pun.”
“Salut sama keluarga Ali, benar-benar mencontohkan empati dan ketenangan.”
“Bapaknya Ali tidak memojokkan Himawan sama sekali, padahal banyak yang menyalahkan.”
Pemakaman Dilakukan di Magelang
Jenazah Syafiq Ridhan Ali Razan tiba di rumah duka di Magelang pada Kamis malam, 15 Januari 2026.
Usai pemeriksaan medis di RSUD dr. R. Goeteng Taroenadibrata Purbalingga, peti jenazah sempat tidak langsung ditutup rapat atas permintaan keluarga yang ingin melihat Ali untuk terakhir kalinya.
Setelah dishalatkan di masjid lingkungan setempat, jenazah Ali dimakamkan di Pemakaman Umum Sidotopo, Kelurahan Kedungsari, Magelang, dengan diiringi isak tangis keluarga dan kerabat.
Kronologi Hilangnya Ali di Gunung Slamet
Ali diketahui melakukan pendakian Gunung Slamet bersama Himawan melalui jalur Dipajaya, Desa Clekatakan, Kecamatan Pulosari, Kabupaten Pemalang, pada 27 Desember 2025.
Keduanya berencana melakukan pendakian tektok atau naik-turun dalam satu hari tanpa bermalam.