Basarnas Tutup Operasi SAR Pendaki Hilang di Gunung Slamet, Pencarian Dilanjutkan Secara Mandiri

photo author
Tim Warta Pesona 01, Warta Pesona
- Jumat, 9 Januari 2026 | 15:32 WIB
Operasi Tim Gabungan Resmi Ditutup, Pencarian Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet Dilakukan Mandiri - WartaPesona.com (Sketsa Nusantara)
Operasi Tim Gabungan Resmi Ditutup, Pencarian Pendaki yang Hilang di Gunung Slamet Dilakukan Mandiri - WartaPesona.com (Sketsa Nusantara)

WartaPesona.com – Operasi pencarian terhadap pendaki Gunung Slamet asal Magelang, Jawa Tengah, Syafiq Ridhan Ali Razan (18) resmi dihentikan setelah dilakukan selama sembilan hari tanpa hasil temuan signifikan.

Penutupan operasi pencarian dilakukan oleh Tim SAR gabungan pada Rabu, 7 Januari 2026, setelah seluruh prosedur standar pencarian dan penyelamatan (SAR) dinyatakan telah dijalankan secara maksimal.

Ali, sapaan akrab Syafiq Ridhan Ali Razan, dilaporkan hilang sejak Minggu, 28 Desember 2025, usai melakukan pendakian di Gunung Slamet melalui jalur Dipajaya, Kabupaten Pemalang.

70 Personel Dikerahkan, Area Pencarian Diperluas

Selama proses pencarian berlangsung, sekitar 70 personel diterjunkan setiap harinya.

Tim tersebut terdiri dari unsur Basarnas, TNI, Polri, BPBD, relawan SAR gunung, komunitas pendaki, hingga masyarakat setempat yang telah dibekali kualifikasi khusus.

Tim SAR gabungan melakukan penyisiran di berbagai titik rawan, mulai dari jalur pendakian resmi, pos-pos pendaki, area jurang, lembah, hingga jalur-jalur tidak resmi yang memungkinkan dilalui korban.

Kondisi medan Gunung Slamet yang ekstrem, cuaca yang berubah cepat, serta kabut tebal disebut menjadi tantangan besar dalam proses pencarian.

Operasi Sempat Dihentikan, Lalu Diperpanjang Dua Hari

Sebelumnya, operasi SAR sempat dihentikan pada hari ke-7, yakni Senin, 5 Januari 2026, karena tidak ditemukan tanda-tanda keberadaan korban.

Namun, atas pertimbangan kemanusiaan serta permintaan keluarga dan relawan, operasi pencarian kemudian diperpanjang selama dua hari, yakni pada Selasa dan Rabu, 6–7 Januari 2026.

Pada masa perpanjangan tersebut, tim memperluas radius pencarian ke area-area yang sebelumnya belum terjangkau, termasuk titik-titik dengan risiko tinggi.

Meski begitu, hingga batas akhir perpanjangan, korban tetap belum berhasil ditemukan.

Baca Juga: Pencarian Pendaki Hilang di Gunung Slamet Dilanjutkan, Tim SAR Tambah Waktu Operasi Dua Hari

Operasi SAR Resmi Ditutup, Pencarian Mandiri Masih Terbuka

Melalui unggahan di media sosial, salah satu anggota tim pendaki dalam operasi pencarian, Faiq Muzayin, menyampaikan bahwa operasi SAR gabungan telah resmi ditutup.

“Operasi SAR gabungan secara resmi ditutup pada 7 Januari 2026. Kami memahami duka yang Bapak/Ibu rasakan di setiap langkah pencarian. Hati kami selalu bersama keluarga,” tulis Faiq melalui akun Instagram @faiqqmuzayin.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: IRA WP

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X