“Kami mengimbau pemerintah daerah untuk membentuk badan kolaboratif yang mampu mengoordinasikan ekosistem wisata kesehatan daerah masing-masing. Kolaborasi lintas sektor mutlak dibutuhkan untuk mendukung ekosistem yang kuat dan berkelanjutan,” tegasnya.
Menutup sambutannya, Menteri Pariwisata mengajak seluruh pemangku kepentingan untuk bersama-sama memperkuat branding, promosi, serta pengembangan SDM dalam sektor wellness tourism. “Kita memiliki potensi yang besar untuk menjadi destinasi unggulan di Asia Tenggara. Yang dibutuhkan sekarang adalah sinergi dan percepatan implementasi.”
Dengan kehadiran KEK Sanur dan Bali International Hospital, Indonesia kini melangkah lebih jauh menuju era baru pariwisata berbasis kesehatan yang menyatukan pelayanan unggul, budaya lokal, dan keindahan alam dalam satu destinasi terpadu.***