berita

Kemenag Raih Rekor MURI dengan Bimbingan Manasik Haji Nasional, 140 Ribu Peserta Bersatu dalam Doa

Senin, 21 April 2025 | 00:18 WIB
Menag Nasaruddin Umar saat menyampaikan materi dalam Bimbingan Manasik Haji Nasional, Sabtu (19/4/2025). (Foto: kemenag.go.id)

 

WartaPesona.com- Kementerian Agama (Kemenag) kembali mencatatkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan dari Museum Rekor Indonesia (MURI) atas keberhasilan menyelenggarakan Bimbingan Manasik Haji Nasional yang melibatkan lebih dari 140 ribu peserta.

Acara monumental ini diadakan secara hybrid, dengan peserta hadir luring di Asrama Haji Pondok Gede dan mengikuti sesi daring dari lebih 500 titik lokasi di seluruh Indonesia.

Bimbingan Manasik Haji yang dilaksanakan pada Sabtu, 19 April 2025 ini, dihadiri langsung oleh 1.500 peserta di Jakarta dan 141.139 peserta secara daring. Angka partisipasi yang luar biasa ini menunjukkan antusiasme masyarakat dalam mempersiapkan ibadah haji, sekaligus menegaskan betapa pentingnya pembinaan jemaah haji secara menyeluruh.

Baca Juga: Doa dari Tanah Suci: Seruan Menag untuk Palestina dalam Ibadah Haji 2025

Menteri Agama Nasaruddin Umar, yang menjadi pemateri utama dalam acara tersebut, mengingatkan agar ibadah haji tidak hanya dipandang sebagai ritual fiqh semata, tetapi juga sebagai perjalanan ruhani yang mengubah diri dan membawa transformasi spiritual.

Menurut Menag, "Tidak semua yang maqbul itu mabrur, tetapi semua yang mabrur pasti maqbul.

" Ini adalah pengingat bahwa ibadah haji yang diterima (maqbul) belum tentu membawa perubahan hidup yang sejati, sedangkan haji yang mabrur, yang menumbuhkan akhlak, ketulusan, dan kepekaan sosial, pasti diterima oleh Allah SWT.

Baca Juga: Libur Panjang Hemat dan Nyaman? LRT Jabodebek Solusinya, Tarif Mulai Rp5.000

Pada tahun ini, pelaksanaan ibadah haji juga bertepatan dengan Haji Akbar, yang memiliki keutamaan yang luar biasa, dipercaya setara dengan 70 kali lipat haji biasa.

Menag mengajak para jemaah untuk memanfaatkan kesempatan ini tidak hanya untuk berdoa bagi diri sendiri, tetapi juga untuk mendoakan umat Islam di seluruh dunia, khususnya Palestina yang tengah berjuang menghadapi penderitaan.

"Gunakan momen Haji Akbar ini untuk memperbanyak doa, bukan hanya untuk diri sendiri, tetapi juga untuk keluarga, bangsa, umat, dan seluruh manusia," pesan Menag.

Dalam acara tersebut, Menag juga mengangkat pentingnya dialog dengan Tuhan, sebagaimana tercermin dalam kisah Kakbah yang merupakan rumah pertaubatan pertama di bumi.

Menurut Menag, ritual tawaf oleh jemaah haji sejatinya adalah gerakan spiritual yang meniru malaikat, menggugurkan dosa, dan menyatukan diri dengan poros ilahi.

Halaman:

Tags

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB