berita

Doa dari Tanah Suci: Seruan Menag untuk Palestina dalam Ibadah Haji 2025

Senin, 21 April 2025 | 00:05 WIB
Menteri Agama RI : Nasaruddin Umar dalam acara Bimbingan Manasik Haji Nasional. (Foto: kemenag.go.id)

WartaPesona.com- Jakarta (Kemenag) — Menteri Agama Nasaruddin Umar mengangkat pesan yang menggetarkan hati dalam Bimbingan Manasik Haji Nasional yang berlangsung pada Sabtu, 19 April 2025.

Di hadapan para calon jemaah haji Indonesia, Menag menegaskan pentingnya menjadikan ibadah haji sebagai momentum spiritual yang tidak hanya bersifat individual, tetapi juga kolektif dan penuh empati. Salah satu pesan utamanya: jangan lupakan Palestina.

"Kalau sudah sampai di Tanah Suci, jangan egois. Jangan hanya mendoakan diri sendiri. Doakan juga saudara-saudara kita sesama muslim, terutama yang sedang tertindas seperti di Palestina," ujar Menag penuh harap.

Baca Juga: Libur Panjang Hemat dan Nyaman? LRT Jabodebek Solusinya, Tarif Mulai Rp5.000

Imbauan ini bukan sekadar ajakan moral, tetapi juga cerminan nilai-nilai luhur Islam yang menekankan ukhuwah islamiyah—persaudaraan antarumat Islam.

Palestina, yang selama bertahun-tahun menghadapi tekanan dan penjajahan, menjadi simbol penderitaan umat yang harus terus didoakan oleh seluruh umat Islam, khususnya di momen-momen suci seperti ibadah haji.

Haji Akbar: Kesempatan Langka dan Penuh Keutamaan
Menag juga menyampaikan bahwa tahun 2025 berpotensi menjadi tahun pelaksanaan haji akbar, yaitu ketika wukuf di Arafah jatuh pada hari Jumat.

Baca Juga: Visa Tuntas, 1 Mei Jemaah Masuk Asrama Menuju Baitullah

 

Menurut berbagai riwayat, haji akbar memiliki keutamaan hingga 70 kali lipat dibandingkan haji biasa.

Ini adalah kesempatan langka yang patut dimanfaatkan secara maksimal, termasuk dalam hal menguatkan doa-doa kolektif untuk perdamaian dunia dan keselamatan umat Islam.

“Tahun ini Insya Allah akan mendapatkan haji akbar. Keutamaannya, 70 kali lebih besar. Bapak ibu adalah tamu istimewa Allah yang terpilih, jangan sia-siakan kesempatan ini hanya untuk permintaan pribadi,” ucap Menag.

Kekuatan Doa Kolektif: Harapan untuk Palestina
Lebih lanjut, Menag menekankan pentingnya kekuatan doa yang dilakukan secara bersama-sama.

Ia mengutip hadis yang menyebutkan bahwa doa 40 orang secara serentak memiliki kemungkinan besar untuk dikabulkan.

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB