Baca Juga: Ini rute Transjakarta dan LRT menuju Stasiun KCJB Halim, jangan keliru
Kemudian, tantangan berikutnya adalah musim kemarau yang berkepanjangan. Tidak meratanya aksesibilitas, serta distribusi air bersih, dan infrastruktur pengelolaan sumber daya air.
Dwikorita menegaskan jika hal tersebut terus dibiarkan, krisis air akan berujung pada krisis pangan, krisis energi, bahkan krisis sosial.
Dia mengingatkan pula bahwa semakin menipisnya sumber daya alam termasuk air juga disebabkan jumlah populasi penduduk dunia yang terus bertambah.
Baca Juga: Siap-siap November 2023 razia uji emisi di DKI, kendaraan tak lolos uji akan ditilang
Karena itu, dia menyerukan semua negara agar melakukan aksi mitigasi dan adaptasi secara sistematis dan kolaboratif.
Merumuskan kebijakan konservasi dan pengelolaan sumber daya air secara efisien berbasis ilmu pengetahuan.
"Ini penting untuk segera dilakukan karena air adalah salah satu kebutuhan dasar hidup manusia," tegas Dwikorita. *(SA/K)