berita

Makna Filosofi Logo Hari Santri 2023 yang akan diperingati tanggal 22 Oktober

Sabtu, 7 Oktober 2023 | 21:30 WIB
Logo Hari Santri 2023 yang mengusung tema Jihad Santri Jayakan Negeri. ( Kemenag RI)

4. Titik Berwarna Kuning di Atas Empat Pilar
Merupakan lambang santri yang siaga menjaga empat pilar kebangsaan.

Baca Juga: Plengkung Gading di Kota Jogja, menarik wisatawan karena unik dan vintage, sejarahnya begini

5. Simbolisasi Huruf Nun
Dalam Islam, huruf Nun berdiri sendiri sebagai pembuka Surat Al Qalam yang disimbolkan dengan tempat tinta.

Kemudian, disusul adanya kalam dan tempat menulisnya sebagaimana disebutkan dalam ayat 'Nun wa al-qalam wa ma yasthurun', yang berarti simbol pengetahuan.

6. Goresan Tinta pada Tema
Tema Hari Santri 2023 adalah Jihad Santri Jayakan Negeri. dibuat dengan jenis font seperti goresan tinta.

Baca Juga: Sejarah Kota Jogja yang kini berusia 267 tahun, berdiri sejak ada Kerajaan Mataram Yogyakarta

Font yang mirip goresan tinta warna emas ini melambangkan santri sebagai generasi penerus bangsa, yang akan menggoreskan kejayaan Indonesia dengan tinta emas. Jihad intelektual, demi kejayaan negeri.

Sementara itu, pada logo Hari Santri 2023 ini terdiri dari lima warna yang juga mengandung makna filosofi.

Warna merah melambangkan semangat yang menyala dalam berjuang. Warna putih melambangkan kesucian dan kemurnian.

Baca Juga: Indonesia kembali kumpulkan medali emas Asian Games 2023 Hangzhou China, kali ini dari cabor dayung

Hijau sering dikaitkan dengan Islam, dan mencerminkan nilai-nilai agama, kedamaian, dan pertumbuhan.

Sedangkan warna orange atau kuning menciptakan kontras dan keceriaan, semangat, antusiasme, dan energi dalam upaya memajukan negeri.

Kemudian, warna biru adalah lambang kecerdasan dan kebijaksanaan.

Demikianlah makna filosofi Hari Santri 2023, yang puncak acara peringatannya akan digelar di Kota Surabaya. *(SA/K)

Halaman:

Tags

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB