Meskipun disebut "bir," minuman ini sama sekali tidak mengandung alkohol dan justru menyegarkan tubuh.
Baca Juga: Lezatnya Sate Padang Pariaman: Kelezatan Tradisional yang Tak Terlupakan
Kue Cincin: Kue cincin memiliki bentuk cincin dan warna kecokelatan karena terbuat dari gula merah.
Bahan dasarnya meliputi gula merah, tepung beras, dan kelapa sangrai. Hidangan ini sering dihadirkan pada acara-acara spesial.
Kembang Goyang: Kembang goyang adalah camilan yang memiliki bentuk mirip kembang dan dibuat dengan teknik menggoyang-goyangkan cetakannya hingga adonan terlepas.
Baca Juga: Gudeg Yogyakarta: Nikmatnya Nangka Manis dalam Filosofi Masakan Jawa
Hidangan ini terbuat dari tepung beras dengan garam dan gula, digoreng hingga garing, dan ditaburi wijen.
Talam Pandan: Talam pandan adalah kue khas tradisional Betawi yang memiliki dua lapisan, satu berwarna putih dan kenyal, dan satu lagi berwarna hijau dengan cita rasa daun pandan. Bentuknya mirip bunga teratai.
Putu Mayang: Putu mayang terbuat dari tepung beras dan santan kelapa. Hidangan ini memiliki rasa manis dan gurih, biasanya disajikan dengan gula merah cair yang memberikan rasa manis yang khas.
Baca Juga: MRT Jakarta: Pendukung Utama Kesuksesan KTT ASEAN 2023
Dengan beragam jajanan pasar yang menggugah selera ini, para delegasi KTT ASEAN 2023 pasti akan merasakan kelezatan kuliner Betawi yang khas dan mengesankan selama kunjungan mereka ke Jakarta.***