WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf/Kabaparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno mengungkapkan rencana kerja dan anggaran Kemenparekraf/Baparekraf tahun 2024 dalam rapat kerja dengan Komisi X DPR RI. Rapat berlangsung pada Kamis (31/8/2023) di Gedung DPR RI.
Pada kesempatan tersebut, Menparekraf Sandiaga menjelaskan bahwa Kemenparekraf telah mengajukan pagu indikatif sementara sebesar Rp3.419.987.309.000 untuk tahun anggaran 2024.
Namun, dalam perkembangannya, pagu indikatif ini mengalami penurunan sebesar 0,09 persen menjadi Rp3.416.787.309.000.
Baca Juga: Tak Disangka! Gempa Bumi M 4,4 Guncang Melonguane Sulut, Berpusat dari Laut
Penurunan tersebut, menurut Sandiaga, terjadi akibat pengurangan pinjaman luar negeri yang sebelumnya dialokasikan untuk Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur, khususnya dalam aspek penguatan pariwisata berkelanjutan.
Namun, Sandiaga menekankan bahwa Kemenparekraf masih mampu membiayai program kerja tanpa perlu menambah pinjaman luar negeri lebih banyak. Selain itu, pagu anggaran 2024 juga lebih besar daripada pagu anggaran tahun 2023 yang mencapai Rp3.404.157.600.000.
Dalam pemaparannya, Menparekraf Sandiaga juga mengungkapkan beberapa target kinerja yang ingin dicapai oleh Kemenparekraf pada tahun 2024, antara lain:
Baca Juga: Shah Rukh Khan Memukau Burj Khalifa: Penampilan Khas Jawan yang Membuat Penggemar Terpesona
Peningkatan kontribusi PDB (Produk Domestik Bruto) sebesar 4,5 persen.
Peningkatan nilai devisa pariwisata hingga 7,38-13,08 miliar dolar AS.
Peningkatan jumlah tenaga kerja pariwisata hingga 22,08 juta orang.
Peningkatan jumlah kunjungan wisatawan mancanegara hingga mencapai 9,5-14,3 juta kunjungan.
Peningkatan nilai tambah ekonomi kreatif sebesar Rp1.347 triliun.
Peningkatan nilai ekspor produk ekonomi kreatif sebesar 27,53 miliar dolar AS.
Peningkatan jumlah tenaga kerja di sektor ekonomi kreatif sebesar 24,7 juta orang.
Sandiaga Uno juga menyampaikan bahwa target jumlah pergerakan wisatawan nusantara masih dalam proses koordinasi dengan kementerian dan lembaga lain dan menunggu konfirmasi.
Sementara itu, Travel and Tourism Development Index akan dinilai setiap dua tahun sekali.
Menanggapi pemaparan tersebut, Ketua Komisi X DPR RI, Syaiful Huda, menyatakan perlunya pendalaman materi mengenai RAPBN 2024 dan RKA K/L 2024 bersama pejabat eselon I dalam waktu dekat.
Rapat ini juga dihadiri oleh Sesmenparekraf/Sestama Baparekraf, Ni Wayan Giri Adnyani, serta sejumlah pejabat eselon I dan II di lingkungan Kemenparekraf/Baparekraf.
Rencana kerja dan anggaran tahun 2024 ini menjadi landasan penting dalam upaya pengembangan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia, serta akan terus dipantau dan dievaluasi untuk mencapai tujuan-tujuan yang telah ditetapkan.***
Artikel Terkait
Sandiaga Uno : Destinasi Wisata Terdepan, 14 Desa Peserta ADWI 2023 Raih Rekor MURI
Sandiaga Uno: ADWI 2023 Membangun Desa Wisata dengan Tekad Kuat untuk Konsistensi Masyarakat
Sandiaga Uno: Harmoni Legendaris Rhoma Irama, Dipha Barus, dan Dewa Budjana Berkolaborasi dalam Proyek Epik
Sandiaga Uno luncurkan program Modal Berkah di Masjid Jogokaryan, bantu UMKM hadapi tingginya harga bahan baku
Sandiaga Uno: Destinasi Wisata Fenomenal "KAWS: Holiday Indonesia" di Candi Prambanan Memikat Wisatawan
Sandiaga Uno : Prestasi Gemilang Bola Basket Indonesia Semangat dari FIBA World Cup
Sandiaga Uno Mengajak ASITA: Memperkuat Sektor Pariwisata Melalui Inovasi dan Kolaborasi
Sandiaga Uno Apresiasi Keberhasilan Penyelenggaraan MesaStila100, Semarak Sport Tourism Indonesia
Sandiaga Uno : Capaian Gemilang Realisasi Anggaran Kemenparekraf Tahun 2022 Mendekati Puncak dengan 97 Persen
PPP optimis Sandiaga Uno jadi Cawapres 2024, populer di kalangan Emak-emak, Anak muda, Ekonom, Religius