Sandiaga Uno :Transformasi Kompetensi Lulusan Poltekpar, Pengaruh Positif Kurikulum ASEAN MRA-TP

photo author
Anne Ardianti, Warta Pesona
- Kamis, 24 Agustus 2023 | 12:06 WIB
Sandiaga Uno - Politeknik Negeri Pariwisata  (kemenparekraf.go.id)
Sandiaga Uno - Politeknik Negeri Pariwisata (kemenparekraf.go.id)

WartaPesona.com- Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Sandiaga Salahuddin Uno, telah mengungkapkan potensi besar yang terkandung dalam penerapan kurikulum The ASEAN Mutual Recognition Arrangement on Tourism Professionals (ASEAN MRA-TP) di lingkungan Politeknik Negeri Pariwisata di bawah Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf).

Kurikulum ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi dan kualitas lulusan, memberikan kontribusi pada pertumbuhan ekonomi, serta membuka peluang usaha dan lapangan kerja.

Pada acara Studium Generale & Launching Skema Kualifikasi ASEAN dan ASEAN MRA-TP Politeknik Pariwisata yang diadakan di Kampus Poltekpar Makassar, Sulawesi Selatan, pada Rabu (23/8/2023), Menparekraf Sandiaga Uno mengungkapkan bahwa tujuan dari penerapan kurikulum standar ASEAN ini adalah untuk memastikan lulusan-lulusan Poltekpar memiliki kemampuan yang lebih baik dan mampu bersaing di pasar kerja yang semakin kompetitif.

Baca Juga: Masih ada waktu, segera pilih Desa Wisata Terfavorit ADWI 2023, caranya begini

Sandiaga Uno menyatakan, "Jadi kalian yang lulus dari sini bukan hanya berskala daerah dan nasional tapi sudah berskala internasional."

Salah satu aspek utama dari kurikulum ini adalah penggunaan Bahasa Inggris sebagai bahasa pengantar.

Sandiaga Uno menjelaskan bahwa penggunaan Bahasa Inggris yang lebih luas dalam kurikulum ini akan membekali para mahasiswa dengan kemampuan berbahasa internasional, sementara kurikulum yang berfokus pada kewirausahaan akan mendorong pengembangan jiwa enterpreneurial.

Baca Juga: Raffi Ahmad Beri Apresiasi kepada Erick Thohir atas Dukungannya dalam Mendorong Kemajuan Basket Indonesia

Sandiaga Uno juga menekankan bahwa generasi muda saat ini dihadapkan pada tantangan global yang dinamis dan penuh ketidakpastian. Oleh karena itu, diperlukan sumber daya manusia yang tangguh dan mampu beradaptasi dengan perubahan zaman.

"Poltekpar di lingkungan Kemenparekraf ini sudah menjawab tantangan pariwisata global... kita bisa bicara target mendunia dan internasional," kata Sandiaga.

Pada acara tersebut, diluncurkan skema kurikulum Common ASEAN Tourism Curriculum (CATC) dan skema Kualifikasi Regional Qualifications Framework and Skills Recognitions Systems (RQFSRS), yang telah mendapatkan verifikasi dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP).

Baca Juga: Sandiaga Uno : Meriahnya Wonderful Indonesia Tourism Fair 2024 bersama GIPI Temukan Pesona Wisata Tanah Air

Acara ini turut dihadiri oleh beberapa tokoh penting, termasuk Sesmenparekraf Ni Wayan Giri Adnyani, Staf Khusus Menparekraf Bidang Akuntabilitas Irjen Pol Krisnandi, serta perwakilan dari berbagai lembaga terkait dan Direktur Poltekpar Makassar, M. Arifin.

Dengan implementasi kurikulum ASEAN MRA-TP ini, diharapkan bahwa lulusan-lulusan Poltekpar akan menjadi motor penggerak utama dalam memajukan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif Indonesia serta mampu bersaing di tingkat internasional.***

 

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X