Sebelumnya, Komisi D DPRD dan Dinas Lingkungan Hidup DKI juga telah menggelar rapat kerja membahas berbagai upaya mengatasi masalah polusi udara di Jakarta.
Kepala Dinas LH DKI Jakarta, Asep Kuswanto mengatakan pihaknya tengah mempertimbangkan upaya rekayasa cuaca dengan Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) agar turun hujan di Jakarta. Dan, penerapan tilang emisi kendaraan bermotor.
Dia mengatakan, bahwa pihaknya bersama pemerintah pusat juga sudah membicarakan kemungkinan memasang teknologi penghembusan uap air ke udara di sejumlah gedung tinggi Jakarta.
Menurut Asep, musim kemarau panjang diperkirakan berlangsung hingga November 2023, dan dipastikan akan berdampak terhadap meningkatnya polusi udara di Jakarta. ***
Artikel Terkait
Jakarta Jika Tidak Ingin Ada Lagi Kemacetan, Intip Cara Singapura yang Tidak Pernah Macet di Kota yang Sibuk
Sandiaga Uno Memberikan Apresiasi IndiGo Airlines yang Terbang Langsung dari Mumba ke Jakarta , Keren
Polusi udara di Jakarta, warga DKI diimbau pakai masker cegah ISPA
Kompetisi Sepak Bola Wanita ASBWI U-15 Nasional 2023 akan digelar di Jakarta, 8 tim akan bertanding
Polusi udara di Jakarta masih tinggi, IQAir catat kualitas udara ibu kota Selasa 15 Agustus Tidak Sehat!
Begini langkah pemerintah atasi polusi udara di Jakarta, singgung kemungkinan Work from Home
Bukan polusi udara, Presiden Jokowi sebut polusi budaya di Pidato Kenegaraan 2023, apa itu?
BRIN mulai lakukan modifikasi cuaca atasi polusi udara Jakarta, 800 kilogram garam disemai di awan