WartaPesona.com- Dalam upaya memperkuat indeks pembangunan kepariwisataan nasional (IKPN) dan meningkatkan potensi ekonomi kreatif di Indonesia, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno membuka kegiatan Forum Group Discussion (FGD) dalam rangka Penyusunan Rencana Induk Destinasi Pariwisata Nasional (RIPDN) untuk Destinasi Pariwisata Prioritas (DPP) Morotai.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Kamis, 10 Agustus 2023, dan diharapkan dapat menghasilkan strategi terpadu untuk mengembangkan kawasan pariwisata Morotai.
Acara pembukaan FGD ini diselenggarakan di Hotel Aston Bekasi, di mana Menparekraf Sandiaga Uno memberikan sambutan dengan harapan bahwa kegiatan ini akan menghasilkan rumusan strategis yang dapat diadopsi oleh semua pemangku kepentingan dalam pengembangan destinasi pariwisata Morotai.
Baca Juga: Ciri-ciri handphone terkena virus, jenis dan risiko bahaya, bisa mencuri data
"Kami berharap dari FGD ini dengan komitmen penuh dari Pak Pj. Bupati (Morotai), dari Pak Gubernur (Maluku Utara), dan seluruh stakeholder untuk memberikan inovasi, adaptasi, dan kolaborasi yang diperlukan untuk meningkatkan nilai IKPN kita," ujar Menparekraf Sandiaga.
Berdasarkan data Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IKPN) yang disusun oleh Kemenparekraf dengan kolaborasi beberapa kementerian dan lembaga, Morotai, yang berada di Provinsi Maluku Utara, menempati peringkat 20 dari total 34 provinsi di Indonesia.
Oleh karena itu, perlu upaya lebih lanjut untuk memperkuat IKPN di wilayah ini guna mempercepat pertumbuhan sektor pariwisata dan ekonomi kreatif.
Baca Juga: Polusi udara di Jakarta, warga DKI diimbau pakai masker cegah ISPA
Menparekraf Sandiaga Uno juga mengingatkan akan pentingnya sektor pariwisata sebagai motor penghasil devisa bagi negara.
Sektor ini memiliki potensi untuk menciptakan lapangan kerja dalam jumlah besar, bahkan enam kali lipat lebih banyak daripada sektor lainnya. "Pariwisata sangat besar multiplier effect-nya dalam mendorong pertumbuhan ekonomi," tambah Sandiaga.
Pengembangan pariwisata ke depan akan berfokus pada transformasi ekonomi yang inovatif, adaptif, dan kolaboratif, dengan penekanan pada peningkatan kualitas pariwisata.
Baca Juga: Film Gadis Kretek segera tayang di Netflix 2 November 2023, dibintangi Dian Sastro dan Putri Marino
Selain menghitung dampak ekonomi, faktor-faktor berkelanjutan, kepuasan pengalaman wisatawan, peningkatan SDM, diversifikasi produk dan jasa, serta adopsi teknologi dan digitalisasi juga akan menjadi fokus dalam pengembangan pariwisata.
Beberapa rencana aksi telah dirumuskan guna mendukung pembangunan DPP Morotai. Ini mencakup pembangunan infrastruktur untuk meningkatkan aksesibilitas, pengembangan kawasan, pembangunan fasilitas seperti hotel, restoran, dan kafe, serta pengembangan atraksi dan event pariwisata.
Kemenparekraf sebelumnya telah memberikan dukungan melalui berbagai program, termasuk Dana Alokasi Khusus (DAK) fisik sebesar lebih dari Rp62 miliar dan DAK non-fisik sebesar Rp3,2 miliar, serta pengembangan desa wisata.
Artikel Terkait
Sandiaga Uno beri Apresiasi terhadap Keberhasilan Musisi Indonesia di Internasional
Sandiaga Uno Soroti Raimuna Nasional XII 2023 dalam Mempertebal Keberhasilan Wisnus Pramuka
Sandiaga Uno Mendorong Penambahan Frekuensi Penerbangan ke Sulawesi Utara
Sandiaga Uno Dorong Pembangunan Gedung Rektorat Poltekpar Manado untuk Kuatkan Sumber Daya Manusia Pariwisata
Sandiaga Uno : Mengungkap Pesona Kota Penyelenggara Tomohon International Flower Festival
Sandiaga Uno : Bimtek "Beti Dewi" Menuju Kejayaan Desa Wisata di Sulut
Sandiaga Uno: AKI 2023 Peluang Emas Mendorong UMKM Manado Menuju Peningkatan Kapasitas
Sandiaga Uno: Tips Akses Pembiayaan Brilian untuk Pelaku Parekraf di Tomohon
Sandiaga Uno Sinergikan Subsektor Ekonomi Kreatif di Sulut Melalui Kelana Nusantara
Sandiaga Uno Mengajak Desa Wisata Kakaskasen Dua di Tomohon Berpromosi Melalui Konten Kreatif