WartaPesona.com - Kabupaten Purworejo di Jawa Tengah, terkenal sebagai salah satu sentra buah manggis.
Perkebunan buah manggis di Purworejo, sejak turun-temurun dilestarikan oleh masyarakatnya, sebagai sumber penghasilan.
Sentra perkebunan buah manggis di Purworejo selain di kecamatan Kaligesing, juga terdapat di kecamatan Bagelen.
Dikutip dari laman purworejokab, luas total perkebunan buah manggis di dua kecamatan tersebut mencapai 1.260,7 hektar.
Baca Juga: Tak hanya di Indonesia, kuliner berbahan singkong juga banyak disajikan di luar negeri
Namun buah manggis dari Kaligesing menjadi yang paling terkenal, sehingga muncul sebutan Manggis Kaligesing.
Pohon manggis yang berbuah setahun sekali ini biasanya memasuki masa panen pada bulan Januari hingga Maret.
Buah manggis tidak masak di pohon secara bersamaan, sehingga masa petik buah atau panen berlangsung bertahap pada bulan Januari hingga Maret.
Setidaknya sepanjang masa panen dari bulan Januari-Maret, produksi buah manggis di Purworejo mencapai 7 ton per hari.
Para pengepul buah manggis biasa menjualnya ke berbagai daerah di luar Purworejo. Bahkan, sebagian diekspor.
Pohon buah manggis di Purworejo, rata-rata memiliki ketinggian 10-15 meter, dengan diameter sekitar 3 hingga 4 meter.
Bobot buah manggis bisa mencapai 100-125 gram per buah, dengan jumlah siung 4-8. Rasa buah manggis ini sangat manis dan segar.
Buah manggis merupakan salah satu buah lokal yang banyak digemari masyarakat karena manfaat kesehatannya.
Artikel Terkait
Buah Pepaya yang tumbuh di banyak daerah, kaya manfaat kesehatan
Buah Salak: Kelezatan dan Manfaat Kesehatan yang Menyegarkan
Buah Pisang: Keajaiban Nutrisi dan Manfaat Kesehatan yang Tersembunyi
Durian: Kelezatan dan Keunikan Buah Tropis yang Mengagumkan
Buah Ceri, Si Kecil yang berasa manis dan kaya manfaat kesehatan
Mengenal Buah Matoa, manfaat dan nilai ekonomi serta posisinya dalam tradisi
Buah Mengkudu yang tak banyak disukai karena rasanya ini mampu meningkatkan kekebalan tubuh