Iklan politik di media sosial dinilai efektif, target audiens akurat, biaya lebih murah

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Kamis, 20 Juli 2023 | 09:04 WIB
Iklan politik di meta seperti facebook dan instagram dinilai efektif. ( meta.com)
Iklan politik di meta seperti facebook dan instagram dinilai efektif. ( meta.com)

WartaPesona.com - Iklan politik di media sosial seperti facebook dan instagram, dinilai efektif meraih target audiens dan lebih murah dibanding iklan konvensional seperti baliho dan sejenisnya.

Melalui iklan politik di media sosial seperti facebook dan instagram, juga merupakan jalan efektif untuk menjangkau audiens secara luas dan mudah.

Terlebih untuk menyasar pemilih muda, iklan politik di media sosial seperti facebook dan instagram dinilai sangat tepat.

Penelitian yang dilakukan oleh Komisi Independen Sadar Pemilu (KISP), mengungkap pengguna media sosial didominasi oleh pemilih pemula pada rentang usia 18-24 tahun, dan pemilih muda di usia 25-34 tahun.

Baca Juga: Keikhlasan membentuk integritas, hidup lebih berkualitas, dan bermakna

Sementara itu, total jumlah pemilih muda pada Pemilu 2024 diperkirakan mencapai 60 persen. Karena itu, beriklan politik di media sosial seperti facebook dan instagram dianggap efektif.

Selain itu, beriklan di media sosial seperti facebook dan instagram juga dinilai efektif karena kelebihannya terkait micro targeting dan biayanya yang murah.

KISP berpendapat, bahwa media sosial memiliki keunggulan micro targeting dalam iklan mereka.

Hal tersebut kemudian memungkinkan kampanye politik bisa menargetkan iklannya secara spesifik kepada audiens, sesuai karakteristik demografis, geografis, dan perilaku tertentu.

Kecuali itu juga memungkinkan kandidat atau partai politik untuk mencapai pemilih potensial yang relevan dengan pesan kampanye mereka.

Baca Juga: Keunikan kuda laut, hewan kecil yang paling setia dengan pasangannya

Kelebihan lain dari beriklan di media sosial, juga adanya interaksi dan engaging.

Kampanye politik di media sosial bisa dirancang untuk menjadi lebih interaktif dan engaging, dibandingkan iklan tradisional di media konvensional.

Dengan fitur-fitur seperti like, share, dan komentar, iklan di media sosial dapat memicu diskusi dan partisipasi aktif dari audiens, memperkuat pesan kampanye, dan membangun dukungan.

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Dadan Hindayana Cs Dijebloskan ke Tahanan

Rabu, 3 Juni 2026 | 18:45 WIB
X