7 jemaah haji Indonesia wafat di Padang Arafah, Menag Yaqut ingatkan lontar jumrah di Mina akan lebih berat

photo author
Tim WartaPesona 4, Warta Pesona
- Rabu, 28 Juni 2023 | 10:04 WIB
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, usai pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, Selasa (27/6/2023). (MCH Kemenag RI)
Menteri Agama RI Yaqut Cholil Qoumas, usai pelaksanaan wukuf di Padang Arafah, Selasa (27/6/2023). (MCH Kemenag RI)

Menteri Yaqut menegaskan agar jemaah haji yang benar-benar mungkin saja yang boleh lontar jumrah sendiri dan tawaf ifadah.

"Jemaah yang secara fisik tidak memungkinkan, saya minta lontar jumrahnya dibadalkan," tegas Menag.

Menag Yaqut menjelaskan, skenario badal adalah membadalkan jemaah yang tidak mampu. Dan, meminta PPIH untuk segera mengidentifikasi jemaah yang harus dibadalkan.

Menag Yaqut mengatakan, badal lempar jumrah itu sah secara Fikih dan tidak dipungut biaya. Sehingga, jemaah tidak perlu khawatir.

"Tidak ada pungutan apapun atas badal lontar jumrah. Jemaah yang wafat dibadalhajikan oleh petugas juga tanpa dipungut biaya," katanya.

Konsultan ibadah Daerah Kerja Mekkah, Imam Khoiri menambahkan, bahwa badal lontar jumrah akan diberlakukan bagi jemaah haji peserta safari wukuf.

Menurutnya, ada lebih 200 jemaah yang disafariwukufkan. Mereka semua akan dibadalkan lontar jumrahnya. Baik lontar jumrah aqabah maupun lontar jumrah pada hari-hari Tasyrik. ***(KKT)

Halaman:
Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizinĀ redaksi.

Editor: Anne Ardianti

Tags

Artikel Terkait

Rekomendasi

Terkini

Donald Trump: Kami Jadi Penjaga Selat Hormuz

Selasa, 14 Juli 2026 | 08:51 WIB
X